Sejumlah warga bersama aparat menangani mayat korban tenggelam di saluran irigasi Dusun Granti Kulon, Desa Ngestiharjo, Kecamatan Wates, Kamis (1/2/2018). (Uli Febriarni/JIBI/Harian Jogja) Sejumlah warga bersama aparat menangani mayat korban tenggelam di saluran irigasi Dusun Granti Kulon, Desa Ngestiharjo, Kecamatan Wates, Kamis (1/2/2018). (Uli Febriarni/JIBI/Harian Jogja)
Kamis, 1 Februari 2018 17:40 WIB Uli Febriarni/JIBI/Harian Jogja Kulon Progo Share :

Sehari, Warga Ngestiharjo Temukan Dua Mayat

Korban terakhir ditemukan tewas di saluran irigasi.

Solopos.com, KULONPROGO–Dalam sehari, terdapat dua kali kejadian penemuan mayat di Desa Ngestiharjo, Kecamatan Wates, pada Kamis (1/2/2018). Kedua kasus tersebut diduga murni merupakan kecelakaan.

Sebelumnya, warga Desa Ngestiharjo dikejutkan dengan penemuan mayat seorang perempuan di dalam sebuah sumur pada Kamis pagi. Kemudian, warga kembali dikejutkan dengan sesosok mayat laki-laki, berusia sekitar 75 tahun di sebuah saluran irigasi Dusun Granti Kulon (Dusun V), sekitar pukul 14.00 WIB.

Baca juga : KECELAKAAN KULONPROGO : Hilang Saat Mencuci Baju, Seorang Ibu Ternyata Jatuh ke Sumur

Dari identifikasi sementara di lapangan, korban diketahui bernama Sadikin Abadi, warga Dusun Granti Wetan (Dusun IV), Desa Ngestiharjo. Diduga korban terjatuh dari sepedanya, sebelum kemudian terbentur tebing irigasi dan tenggelam di aliran irigasi.

Kepala Dusun IV (Granti Kulon), Agus Sugiyatno mengungkapkan, korban tenggelam yang ditemukan itu adalah warganya. Saat ditemukan, korban dalam posisi tengkurap. Penemuan diawali oleh adanya seorang saksi yang melintas di lokasi kejadian dan melihat sepeda milik korban. Kemudian ia berusaha mencari pemiliknya dan melihat korban tenggelam tak jauh dari sepedanya.

“Korban setiap hari memang biasa ke sawah, kalau menjelang dzuhur ia pulang. Namun karena sampai pukul 14.00 WIB belum pulang, keluarga berusaha mencari korban ke sawah, saat sedang mencari itu ada warga yang memberitahu kalau korban tenggelam,” ungkap dia.

Kepala Kepolisian Sektor Wates, Komisaris Polisi Sasongko mengatakan, jajarannya langsung mendatangi lokasi kejadian setelah ada laporan. Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh polisi dan medis, tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan ataupun kekerasan pada tubuh korban. “Korban ditemukan dalam kondisi tengkurap, tidak ada luka akibat kekerasan,” imbuhnya.

Lowongan Pekerjaan
Kepala Sekolah KB & TKIT Alhikam Delanggu, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Murid Kencing Berlari, Guru (Honorer) Mati Seorang Diri

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (5/2/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Pendidikan Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Bambang Ekalaya atau sering disebut Palgunadi adalah…