nelayan Pantai Depok beristirahat setelah panen ikan bawal putih, Selasa (30/1/2018). (Salsabila Annisa Azmi/JIBI/Harian Jogja) nelayan Pantai Depok beristirahat setelah panen ikan bawal putih, Selasa (30/1/2018). (Salsabila Annisa Azmi/JIBI/Harian Jogja)
Kamis, 1 Februari 2018 09:40 WIB Salsabila Annisa Azmi/JIBI/Harian Jogja Bantul Share :

Menggiurkan, Harga Bawal Putih Tembus Rp350.000

Bawal putih banyak diekspor ke China dan Taiwan.

Solopos.com, BANTUL–Nelayan Pantai Depok mendapat keuntungan besar dari harga ikan bawal bulan ini. Pasalnya harga bawal per kilograam mencapai Rp350.000.

Ketua Kelompok Nelayan Mina Bahari 45 Tarmanto mengatakan kenaikan harga disinyalir karena sebentar lagi ada perayaan Imlek.Pasalnya, sebagian bawal putih diekspor ke sejumlah negara yang merayakan Imlek seperti China dan Taiwan.

Biasanya, harga bawal Rp200.000 per kilogram. Namun sejak seminggu ini harga stabil pada Rp350.000 per kilogram. “Karena ini mendekati Imlek, jadi dapat satu sampai dua ikan sudah ada nilainya buat kami,” kata Tarmanto, Rabu (31/1/2018).

Tarmanto mengatakan maksimal satu kapal bisa mengangkut 20 kilogram bawal putih. Meskipun hasil tangkapan itu tidak ada peningkatan, harga yang mulai merangkak naik sejak 10 hari lalu membuat para nelayan semangat melaut akhir-akhir ini. Apalagi sebelumnya pekan lalu gelombang dan angin cukup berbahaya untuk melaut. Akibatnya mereka merugi. “Dengan harga Rp350.000, satu kapal setidaknya bisa mengangkut lima kilogram bawal putih,” kata Tarmanto

Seorang nelayan pesisir Pantai Depok, Jumadi, mengatakan sejak Kamis (25/1/2018) sampai Minggu (28/1/2018) terjadi peningkatan tinggi gelombang. Jika biasanya ada 30 kapal lebih pergi melaut, waktu itu hanya ada 10 kapal pergi melaut. Akhir-akhir ini, kondisi gelombang berangsur membaik, hal tersebut digunakan para nelayan untuk menutup kerugian selama empat hari. Terlebih harga bawal putih sedang tinggi.

Tarmanto mengatakan hasil tangkapan bawal putih akan diekspor ke China dan Taiwan. Menurutnya dengan harga Rp350.000 per kilogram, pasar lokal tidak akan minat membeli. “Permintaan di luar sangat banyak terutama China dan Taiwan, akan naik lagi permintaannya tiga hari menjelang Imlek,” kata Tarmanto.

Kepala Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan (Diperpautkan) Bantul, Pulung Haryadi, membenarkan terjadi peningkatan harga bawal putih. Dia mengatakan populasi ikan bawal putih sedang banyak terdapat di Pantai Timur. “Bisa sampai sekitar setengah kuintal diangkut,” kata Pulung.

Pulung mengatakan hal tersebut merupakan panen besar setelah masa paceklik saat Badai Cempaka beberapa bulan yang lalu. Dia menambahkan, terakhir kali lembaganya memantau di pesisir Pantai Depok, harga bawal putih sekitar Rp180.000 per kilogram.

LOKER SOLO
Siapa Mau Kerja di Dealer ASTRA, Cek Syaratnya di Sini, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Murid Kencing Berlari, Guru (Honorer) Mati Seorang Diri

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (5/2/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Pendidikan Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Bambang Ekalaya atau sering disebut Palgunadi adalah…