Kondisi mobil yang mengangkut guru menabrak pembatas jalan di Tol Madiun-Kertosono, Kamis (1/2/2018). (Istimewa/Polres Madiun) Kondisi mobil yang mengangkut guru menabrak pembatas jalan di Tol Madiun-Kertosono, Kamis (1/2/2018). (Istimewa/Polres Madiun)
Kamis, 1 Februari 2018 12:05 WIB Abdul Jalil/JIBI/Madiunpos.com Madiun Share :

KECELAKAAN MADIUN
Mobil Rombongan Guru Tabrak Pembatas Tol Madiun-Kertosono, 1 Meninggal

Kecelakaan Madiun, sebuah mobil rombongan guru mengalami kecelakaan di jalan tol Madiun-Kertosono.

Solopos.com, MADIUN — Sebuah mobil yang ditumpangi rombongan guru mengalami kecelakaan lalu lintas di jalan tol ruas Madiun-Kertosono KM 610-611, Desa Purworejo, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, Kamis (1/2/2018) sekitar pukul 05.00 WIB. Satu guru meninggal dunia dan empat guru lainnya mengalami luka-luka dalam kecelakaan lalu lintas tersebut.

Guru yang meninggal dunia dalam kecelakaan itu bernama Setiono, 55, warga Desa Sambirobyong, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi. Sedangkan rombongan yang ikut dalam mobil Kijang Innova berpelat nomor AE 1447 JI yaitu Lilis Suparti, Tiara, Alisabet, dan Islamil.

Kasatlantas Polres Madiun, AKP Evon Fitrianto, mengatakan sebuah mobil yang dikemudikan Setiono mengalami kecelakaan lalu lintas di jalan tol Madiun-Kertosono KM 610-611, Desa Purworejo, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun.

Evon menuturkan mobil yang ditumpangi rombongan guru tersebut melaju dari arah barat atau Ngawi ke arah Surabaya. Rombongan ini menggunakan jalur tol Madiun-Kertosono yang saat ini belum dioperasikan.

Sesampainya di lokasi, mobil tersebut menabrak pembatas jalan di jalan tol tersebut. “Ini kecelakaan tunggal dan mobil tersebut ringsek dengan satu orang meninggal dunia,” kata dia.

Saat kecelakaan itu terjadi kondisi jalan masih cor dan cuaca hari itu cerah. Selain itu, arus lalu lintas juga masih sepi.

“Faktor alam tidak memengaruhi laka lantas ini karena tidak hujan. Kendaraannya juga kondisinya baik,” jelas dia.

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Urgensi Mendesain Ulang Prolegnas

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (14/2/2018). Esai ini karya Isharyanto, dosen Hukum Tata Negara di Universita Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah isharyantoisharyanto8@gmail.com.  Solopos.com, SOLO–Sidang paripurna DPR di ujung 2017 lalu dibuka dengan laporan 50 rancangan undang-undang (RUU)…