Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo (Badmintonindonesia.org)
Kamis, 1 Februari 2018 18:55 WIB Ahmad Baihaqi/JIBI/Solopos.com Raket Share :

INDIA OPEN 2018
Marcus/Kevin & Greysia/Apriyani Melaju ke Perempatfinal

India Open 2018 diwarnai dengan kemenangan Marcus/Kevin dan Greysia/Apriyani.

Solopos.com, NEW DELHI – Dua wakil Indonesia berhasil melaju ke babak perempatfinal India Open 2018. Mereka adalah ganda putra Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo dan ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu.

Dalam pertandingan yang dilangsungkan pada Kamis (1/2/2018), Marcus/Kevin berhasil mengalahkan wakil Thailand Tinn Isriyanet/Kittisak Namdash. Marcus/Kevin yang menjadi unggulan pertama menang dua game langsung dengan skor 21-18 dan 28-26 dalam tempo 39 menit.

Selanjutnya di babak perempatfinal, Marcus/Kevin akan menghadapi pasangan tuan rumah Manu Attri/Reddy B. Sumeeth. Sebelumnya, Manu/Reddy mampu mengalahkan kompatriotnya, Tushar Shatma/Chandabhusan Tripathi dengan skor 21-11 dan 21-15 dalam waktu 24 menit.

Kemenangan juga diraih ganda putri Greysia/Apriyani. Unggulan ketiga turnamen itu membekuk wakil Hong Kong, Ng Wing Yung/Yeung Nga Ting, dengan skor 21-19 dan 22-20. Pasangan Indonesia itu butuh waktu 41 menit untuk mengakhiri pertandingan tersebut.

Greysia/Apriyani masih menunggu lawan di babak perempatfinal. Mereka akan menghadapi pemenang Della Destiara Haris/Rizki Amelia Pradipta (Indonesia) melawan Chiew Sien Lim/Mei Zing Teoh (Malaysia).

Di sisi lain, perjalanan Tommy Sugiarto cuma sampai di babak kedua.Tommy dikalahkan oleh wakil tuan rumah Sameer Verma dalam pertandingan tiga game 18-21, 21-19, dan 17-21 dalam tempo 1 jam 20 menit.

lowongan pekerjaan
SUMBER BARU REJEKI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Visi Pedagogis Daoed Joesoef

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (27/01/2018). Esai ini karya M. Fauzi Sukri, penulis buku Guru dan Berguru (2015) dan Pembaca Serakah (2017). Alamat e-mail penulis adalah fauzi_sukri@yahoo.co.id. Solopos.com, SOLO–Indonesia, khususnya dunia pendidikan, kehilangan sosok pemikir pedagogis tangguh yang…