GREBEG SUDIRO (JIBI/SOLOPOS/dok)
Kamis, 1 Februari 2018 20:15 WIB Irawan Sapto Adhi/JIBI/SOLOPOS Solo Share :

IMLEK 2018
Catat! Ini Jadwal Event Grebeg Sudiro 2018

Inilah agenda Grebeg Sudiro 2018.

Solopos.com, SOLO—Sebanyak empat event bakal memeriahkan pelaksanaan Grebeg Sudiro 2018 di Kota Solo yang dimulai Senin (5/2/2018). Keempat event tersebut, yakni Bazar Potensi & Wisata Air Kali Pepe, Umbul Mantram, Karnaval Budaya, serta Penutupan Grabeg Sudiro.

Bazar Potensi & Wisata Air Kali Pepe bakal diisi dengan kegiatan bazar kuliner di tepi Kali Pepe, lomba perahu dayung, serta penyediaan wisata perahu serta becak air. Lomba perahu bakal dilaksanakan pada Senin pekan depan mulai pukul 13.00 WIB.

Ketua Panitia Grebeg Sudiro 2018, Bul Hartomo, mengatakan skala lomba perahu dayung pada tahun ini bakal dibuat lebih besar dari tahun lalu, yakni menjadi tingkat Kota Solo. Panitia mencatat hingga Kamis (1/2/2018) pagi, sudah ada 40 kelompok peserta perwakilan kelurahan yang mendaftar lomba dayung memperbutkan Piala Wali Kota Solo. (baca: IMLEK 2018: Kenangan Tradisi di Sudut Sudiroprajan Solo)

Hartomo menyampaikan Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo telah menyanggupi akan membantu panitia dalam penyediaan air di Kali Pepe untuk menyukseskan pelaksanaan lomba perahu dayung dan penyediaan wisata air.

Bahkan BBWSBS mulai mengontrol ketersediaan volume air di Kali Pepe pada Jumat (2/2/2018) ini, untuk kepentingan latihan para calon peserta lomba perahu dayung.

Sementara itu, terkait penyediaan wisata air Kali Pepe, panitia Grebeg Sudiro tahun iani akan menyediakan dua perahu hias dan empat becak air yang bisa disewa masyarakat.

“Tahun ini lomba perahu dayung tidak lagi kami buat tingkat kecamatan, tapi diubah menjadi tingkat kota dengan memperebutkan Piala Wali Kota Solo. Kami bekerja sama dengan BPBD Kota Solo, Sekolah Sungai Solo, BBWSBS, hingga Perum Jasa Tirta untuk bisa menyukseskan acara ini,” kata Hartomo saat jumpa pers terkait penyelenggaraan Grebeg Sudiro 2018 di Pendapa Kantor Kelurahan Sudiroprajan, Kamis (1/2/2018).

Sementara itu, event Umbul Mantram bakal diisi dengan kegiatan doa bersama dan dilanjukan dengan penyelengaraan pentas wayang beber dan cokek di kompleks Kantor Kelurahan Sudiroprajan pada Kamis (8/2/2018) mulai pukul 19.00 WIB. Acara doa bersama akan diawali dengan pelaksanaan prosesi arak-arakan mengitari Kampung Sudiroprajan.

Selang beberapa hari setelah diadakan Umum Mantram, panitia Grebeg Sudiro 2018 baru akan menggelar event yang dinanti-nantikan masyarakat Kota Bengawan khusnya, yakni Karnaval Budaya pada Minggu (11/2/2018) mulai pukul 14.00 WIB. Karnaval Budaya bakal diisi dengan kegiatan kirab kesenian dan potensi pasar.

“Karnaval budaya kali ini akan diikuti lebih banyak peserta ketimbang tahun-tahun sebelumnya. Kami mencatat kirab akan diikuti lebih dari 1.500 orang. Penampilan kelompok peserta kirab nantinya dinilai. Mereka yang dinyatakan memiliki penampilan terbaik, bakal diberi hadiah. Tidak ketinggalan seperti pada tahun-tahun sebelumnya, saat kirab nantinya akan disebar juga sekitar 4.000 kue keranjang” jelas Hartomo.

Sementara itu, Koordinator Kelenteng Tien Khok Sie, Henry Susanto, membeberkan event penutupan Grebeg Sudiro 2018 yang mengambil tema Melestarikan Buday Bangsa untuk Merajut Kebhinekaan bakal diisi dengan kegiatan pentas seni di di depan Klenteng dan Pasar Gede pada Kamis (15/2/2018) malam atau meyambut tahun baru Imlek 2018 yang jatuh pada Jumat (16/2).

Dia memastikan pada tahun ini tidak diadakan pesta kembang api sesuai mandate Wali Kota Solo. Pihaknya kini masih memikirkan acar pengganti pesta kembang api untuk ditampilkan saat malam tahun baru Imlek.

 

Event Grebeg Sudiro 2018:

  • Bazar Potensi & Wisata Air Kali Pepe 5-15 Februari 2018
  • Umbul Mantram 8 Februari 2018 mulai pukul 19.00 WIB
  • Karnaval Budaya 11 Februari 2018 mulai pukul 14.00 WIB
  • Penutup Grebeg Sudiro 15 Februari 2018 malam

 

Tarif Wisata Air:

Rp10.000/orang untuk menumpang perahu atau menjajal becak air.

 

 

Kirab:

Kue keranjang yang akan disebar 4.000 buah.

Replika yang dibawa Loji Gandrung dan Monjari.

 

Sumber: Wawancara (asa)

lowongan pekerjaan
SALESMAN/GIRL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Murid Kencing Berlari, Guru (Honorer) Mati Seorang Diri

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (5/2/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Pendidikan Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Bambang Ekalaya atau sering disebut Palgunadi adalah…