Deepika Padukone di film Padmavat (Hindustan Times) Deepika Padukone di film Padmavat (Hindustan Times)
Kamis, 1 Februari 2018 21:45 WIB Chelin Indra Sushmita/JIBI/Solopos.com Layar Share :

Film Bollywood Padmavati Tayang di Indonesia

Film Bollyood Padmavati yang menuai kontroversi tayang di Indonesia.

Solopos.com, SOLO – Film Bollywood terbaru yang dibintangi Deepika Padukone dan Ranveer Singh, Padmaavat, terus mendapatkan protes di negara asalnya. Kendati demikian, film ini justru bisa disaksikan oleh masyarakat Tanah Air.

Film yang menceritakan kisah cinta Sultan Alauddin Khilji dengan Ratu Padmavati tersebut mulai tayang di Indonesia sejak 25 Januari 2018 di jaringan bioskop CGV Cinemas. Film ini dinyatakan lulus sensor dan layak tayang. Baca juga: Muslim India Protes Film Padmavati

Padahal, film Padmaavat ini mendapat beragam protes dari warga India bahkan Malaysia. Baru-baru ini masyarakat Malaysia ikut memboikot film tersebut. Lembaga Sensor Film Malaysia (LPF) melarang pemutaran film Padmaavat di negara mereka.

LPF menilai film tersebut menyinggung Islam yang merupakan agama mayoritas di Malaysia. Namun, sejumlah orang justru tidak senang dengan keputusan tersebut. Mereka bahkan mengancam akan tetap menonton film itu secara ilegal, termasuk melalui pembajakan. Baca juga: Pengadilan India Cabut Larangan Penayangan Film Padmavati

Dikutip dari Variety, Kamis (1/2/2018), LPF khawatir jalan cerita film Padmaavat akan membuat penonton salah paham mengenai Islam. Sebab, film ini seolah memberikan kesan agama Islam mengajarkan hal negatif. Salah satu hal yang paling disorot adalah penggambaran sosok Sultan Alauddin Khilji [diperankan Ranveer Singh] yang jahat.

LPF memang sangat detail dalam melakukan sensor. Sebelumnya mereka juga melarang penayangan film live action Beauty and The Beast yang dibintangi Emma Watson. Larangan ini dibuat karena adanya karakter gay dalam film tersebut. Selain itu, film Power Rangers juga sempat menjadi kontroversi di Malaysia karena ada karakter lesbian. Baca juga: Film Bollywood Padmavati Tayang 25 Januari 2018

 

Lowongan Pekerjaan
Kepala Sekolah KB & TKIT Alhikam Delanggu, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Murid Kencing Berlari, Guru (Honorer) Mati Seorang Diri

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (5/2/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Pendidikan Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Bambang Ekalaya atau sering disebut Palgunadi adalah…