Sejumlah warga bergotong royong memperbaiki rumah milik milik Mulyono, 34, warga Dukuh Karangnongko, Desa Gedangan, Kecamatan Cepogo, ambrol, Kamis (1/2/2018). (Istimewa) Sejumlah warga bergotong royong memperbaiki rumah milik milik Mulyono, 34, warga Dukuh Karangnongko, Desa Gedangan, Kecamatan Cepogo, ambrol, Kamis (1/2/2018). (Istimewa)
Kamis, 1 Februari 2018 14:17 WIB Akhmad Ludiyanto/JIBI/SOLOPOS Boyolali Share :

BENCANA BOYOLALI
Dimakan Usia, Pondasi Rumah Warga Cepogo Boyolali Ambrol

Fondasi rumah warga Cepogo Boyolali ambrol.

Solopos.com, BOYOLALI—Fondasi rumah milik Mulyono, 34, warga Dukuh Karangnongko, Desa Gedangan, Kecamatan Cepogo, ambrol, Kamis (1/2/2018) pukul 05.45 WIB. Fondasi rumah yang ambrol adalah bagian dapur miliknya sepanjang 13 meter sehingga membuat tembok dan pagar bangunannya miring. Hal ini lantaran fondasi itu sudah tua dimakan usia sehingga tak kuat menahan bangunan dapur tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Solopos.com, fondasi dapur yang ambrol itu berusia sama dengan sang pemilik. Selain itu, fondasi yang dibangun itu tidak menggunakan besi sebagai penyangganya. Padahal ini untuk menahan dapur berdinding bambu dengan bagian atas ditembok serta ada atap genting. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

Setelah kejadian ini berlangsung, Babinsa Gedangan beserta anggota Koramil  Cepogo dengan anggota Polsek Cepogo bersama warga ikut membantu membersihkannya. Selain itu, mereka bergotong-royong membuat tiang penyangga dari  bambu untuk sementara.

“Memang benar ada rumah milik warga yang ambrol bagian dapur karena bangunannya sudah lama dimakan usia,” tutur Camat Cepogo, Agus Darmawan, membenarkan kejadian ini, kepada Solopos.com.

lowongan pekerjaan
PT. Astra International Tbk-isuzu, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Visi Pedagogis Daoed Joesoef

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (27/01/2018). Esai ini karya M. Fauzi Sukri, penulis buku Guru dan Berguru (2015) dan Pembaca Serakah (2017). Alamat e-mail penulis adalah fauzi_sukri@yahoo.co.id. Solopos.com, SOLO–Indonesia, khususnya dunia pendidikan, kehilangan sosok pemikir pedagogis tangguh yang…