Tersangka pembunuhan Dera digiring ke tempat reka ulang (Facebook)
Selasa, 30 Januari 2018 17:30 WIB Muhammad Rizal Fikri/JIBI/Solopos.com Boyolali Share :

Reka Ulang Pembunuhan Dera Ramai di Medsos, Warganet Kecam Tersangka

Aparat Polres Boyolali menggelar reka ulang kasus pembunuhan Dera Dewanti Dirgahayu di Ngemplak, Boyolali.

Solopos.com, SOLO — Kasus pembunuhan yang menewaskan Dera Dewanti Dirgahayu, 38, warga asal Tembalang Semarang yang tinggal di Perum Sawahan 6, Ngemplak, Boyolali, telah memasuki reka ulang, Selasa (30/1/2018).

Tersangka pembunuh Dera merupakan tetangga satu kompleks dengan Dera bernama Beki Efriyanto, 21. Tersangka yang mengaku tidak mengenal Dera, awalnya Beki hanya berniat mencuri uang dan barang-barang Dera. Namun karena aksinya dipergoki Dera, Beki menganiaya dan mengikat Dera hingga tewas. Beki ditangkap setelah melarikan diri ke kediaman saudara di Indragiri Hulu, Pekanbaru, Riau, Jumat (26/1/2018).

Dari Riau, Beki dibawa ke Mapolres Boyolali untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. Selasa pagi menjelang siang, Beki dibawa ke Perum Sawahan 6 untuk memperagakan ulang momen-momen saat ia membobol rumah yang ditinggali Dera. Foto-foto situasi reka ulang ramai diunggah warganet di grup Facebook hingga Instagram @ics_infocegatansolo.

Dalam foto yang diunggah di akun @ics_infocegatansolo, tampak gang dekat rumah mendiang Dera dipenuhi warga yang penasaran dengan tersangka. Tak hanya di gang, warga pun tampak menonton dari bagian atas rumah mereka. Ada juga video amatir yang merekam momen-momen saat tersangka akan menaiki tembok rumah Dera.

“Suasana rekontruksi pembunuhan Dera, yang mayatnya dibuang di Cengklik. TKP 1 sudah selesai, saat ini menuju TKP ke-2 di mana lokasi mayat dibuang,” tulis @ics_infocegatansolo.

Tak hanya di Instagram, di grup Facebook Info Cegatan Solo dan Sekitarnya (ICS) juga ramai membahas momen-momen reka ulang. Akun New Purbo Dea Nadha mengunggah video saat dilakukan reka ulang.

Tampak dalam video tersebut warga berjajar di pagar rumah warga tepat di samping garis polisi. Mereka tampak tenang menonton detik-detik reka ulang. Tak hanya itu, akun Lendy Paradocks Exsperience Cloth juga mengunggah deretan foto saat tersangka digiring polisi ke tempat reka ulang.

Foto-foto tersebut mengundang komentar beragam dari warganet. Ada yang bertanya mengenai detail kasusnya, namun banyak warganet yang mengecam dan berharap pelaku dihukum berat.

“Hukum mati aja, setimpal dengan perbuatannya,” tulis @hapsary_store.
“Jadi ingin ngeludahi tersangka. Padahal almarhumah itu orangnya sopan, kalem. Ternyata dulu pas mobilnya mogok di belakang Sriwedari jadi pertemuan terakhir saya dengan almarhumah Mbak Dera, Selamat jalan ya Mbak, semoga damai di sana,” tulis Sumarno Marno.
“Bocak jik cilik, tapi otaknya kriminal,” tulis Vitri Meka.

lowongan pekerjaan
PT. Astra International Tbk-isuzu, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Darmanto Jatman Bercerita Jawa

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (15/01/2018). Esai ini karya Bandung Mawardi, seorang kritikus sastra. Alamat e-mail penulis adalah bandungmawardi@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Rumah dalam pemahaman peradaban Jawa adalah ruang hidup untuk menjadikan manusia ada dan berada. Pemahaman itu menunjukkan konstruksi…