Kapolres Boyolali AKBP Aries Andhi bersama Wakapolres Kompol Zulfikar Iskandar dan Kasatreskrim AKP Willy Budiyanto menunjukkan barang bukti kasus pembunuhan Dera Dewanti Dirgahayu, Minggu (28/1/2018) di Mapolres Boyolali. (Akhmad Ludiyanto/JIBI/Solopos)
Minggu, 28 Januari 2018 23:00 WIB Akhmad Ludiyanto/JIBI/Solopos Boyolali Share :

PEMBUNUHAN BOYOLALI
Sang Kakak Dibunuh, Adik Dera Ingin Pelaku Dihukum Berat

Adik Dera ingin pelaku pembunuhan Dera di Ngemplak, Boyolali, dihukum berat.

Solopos.com, BOYOLALI — Aksi perampokan dan pembunuhan terhadap Dera Dewanti Dirgahayu, 38, warga asal Semarang yang tinggal di Perum Sawahan 6, Ngemplak, Boyolali, tak hanya meninggalkan cerita miris. Kematian putri kedua dari tiga bersaudara itu juga membuat duka mendalam bagi saudara-saudaranya.

Terlebih, Dera meninggal dengan cara dibunuh. Adik kandung Dera, Sifa, 35, pun berharap pelaku yang saat ini sudah ditangkap aparat Polres Boyolali diberi hukuman seberat-beratnya.

“Kami berharap penyidik dapat bekerja maksimal dan kami ingin pelaku ini dihukum seberat-beratnya,” ujar Sifa yang berprofesi sebagai pengacara ini kepada wartawan saat mengikuti acara rilis kasus di Mapolres Boyolali, Minggu (28/1/2018).

Harapan senada disampaikan kakak kandung Drea, Richard Daru Nur Aji, 45. Baginya, kejadian ini sekaligus menjadi pelajaran bagi orang lain agar tidak melakukan tindak pidana seperti yang dilakukan pelaku. Baca juga: Pembunuh Dera Tetangga Rumah, Beraksi Setelah Kalah Judi.

“Pelaku harus dihukum sebarat-beratnya agar dia jera. Ini juga jadi pelajaran agar orang lain tidak berbuat seperti itu [mencuri dan membunuh],” kata Aji yang juga hadir di Mapolres Boyolali.

Aji juga mengucapkan terima kasih kepada pihak Polres Boyolali yang sudah dengan cepat mengungkap dan menangkap pelaku pembunuh adiknya. “Terima kasih kepada Polres Boyolali yang mengungkap dan menangkap pelaku dengan cepat,” ujar pengajar Semarang ini. Baca juga: Niatnya Mencuri, Ini yang Bikin Pelaku Nekat Membunuh Dera.

Sementara itu, Kapolres Boyolali AKBP Aries Andhi menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya Dera. Dia berkomitmen untuk menuntaskan perkara ini. “Kami terus berupaya untuk mengungkap sejelas-jelasnya kasus ini, termasuk adanya kemungkinan pelaku lain meskipun saat ini kesimpulan sementara kami, pelaku pembunuhan ini adalah tunggal,” kata Kapolres.

LOKER SOLO
Siapa Mau Kerja di Dealer ASTRA, Cek Syaratnya di Sini, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Murid Kencing Berlari, Guru (Honorer) Mati Seorang Diri

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (5/2/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Pendidikan Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Bambang Ekalaya atau sering disebut Palgunadi adalah…