Pelajar ber-selfie di depan helikopter yangcditumpangi Menteri Pertanian Amran Sulaiman ke Demak, Jateng, Selasa (23/1/2018). (Okezone.com-Taufik Budi) Pelajar ber-selfie di depan helikopter yangcditumpangi Menteri Pertanian Amran Sulaiman ke Demak, Jateng, Selasa (23/1/2018). (Okezone.com-Taufik Budi)
Rabu, 24 Januari 2018 07:50 WIB JIBI/Solopos/Newswire Semarang Share :

KISAH UNIK
Menteri Pertanian ke Demak, Helikopter Jadi Objek Selfie Warga

Kisah unik mencuat dari sela-sela agenda Menteri Pertanian Amran Sulaiman di Demak yang datang menumpang helikopter.

Solopos.com, DEMAK — Kunjungan kerja Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman ke Demak, Jawa Tengah, Selasa (23/1/2018), meletupkan kisah unik. Ratusan warga berdatangan ke Alun-Alun Demak setelah helikopter yang ditumpangi menteri Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo itu mendarat di tanah lapang itu.

Masyarakat bukan hendak menyambut sang menteri. Ratusan warga Demak itu datang ke alun-alun untuk ber-selfie alias swafoto dengan helikopter sebagai latar belakang mereka. Alhasil, tanah lapang di pusat ibu kota Kabupaten Demak yang dijadikan lahan parkir dua helikopter rombongan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman  itu pun menjadi tempat wisata dadakan.

“Ini pas ada helikopter milik Surya Air dan satunya TNI AD, makanya tadi langsung ke sini untuk selfie-selfie. Jarang-jarang lo di Demak ada helikopter kaya gini, setahun sekali belum tentu ada,” ujar seorang gadis, Indah Setyorini, sebagaimana dikutip laman Okezone.com.

Pelajar SMK swasta yang tengah mengikuti kegiatan on job training (OJT) di ibu kota Kabupaten Demak itu menambahkan, awalnya ia tak mengetahui ada rombongan menteri yang berkunjung ke Demak. Dara manis itu baru mengetahui pejabat penting itu tiba setelah warga ramai berdatangan ke Alun-Alun Demak.

“Awalnya ya enggak tahu sama sekali. Terus tadi kok banyak warga yang datang. Kebetulan saya OJT di Kantor Pos kan lokasinya persis di seberang Alun-Alun. Nah pas istirahat, kami beramai-ramai datang ke sini untuk selfie,” cerocosnya seraya tak henti menjepretkan kamera ponsel di tangannya.

Keramaian warga Demak di alun-alun itu juga dimanfaatkan fotografer yang biasa beroperasi di lingkungan Masjid Agung Demak. Mereka menawarkan jasa foto dengan biaya Rp10.000 untuk sekali pose. Bukan hanya itu, penjual makanan dan minuman keliling juga turut menawarkan dagangan mereka kepada para wisatawan spontan itu.

“Lumayan banyak yang minta difoto. Kan kesempatan seperti ini langka, ada helikopter jadi bagus buat background foto. Tak hanya wisatawan yang mau ke Masjid Demak, tapi juga warga dan anak-anak sekolah ke sini dulu sebelum pulang,” kata seorang fotografer, Sutedjo.

Dua helikopter itu tiba di Alun-Alun Demak sekira pukul 08.30 WIB. Kemudian, Menteri Amran dan rombongan melanjutkan perjalanan melalui darat ke Desa Sari Kecamatan Gajah untuk melakuan panen raya padi.

Selanjutnya, Amran juga menggelar panen raya di Kudus melalui jalur darat. Dua helikopter meninggalkan Alun-Alun Demak untuk terbang ke Kudus dengan diantar pandangan mata ratusan warga yang seperti tak puas-puasnya ber-selfie itu sekitar pukul 11.20 WIB.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Kolom

GAGASAN
Pelestarian Seni Tradisi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (9/2/2018). Esai ini karya Tito Setyo Budi; esais, sastrawan, budayawan, dan ketua Yayasan Sasmita Budaya Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com. Solopos.com, SOLO–Paparan ini saya mulai dari selorohan soal nasi…