Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (kelima dari kiri) dan Direktur Utama Bank Jateng Supriyatno (keempat dari kiri) saat pembukaan cabang Bank Jateng di Yogyakarta. (JIBI/Solopos/Antara/Istimewa-Humas Bank Jateng) Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (kelima dari kiri) dan Direktur Utama Bank Jateng Supriyatno (keempat dari kiri) saat pembukaan cabang Bank Jateng di Yogyakarta. (JIBI/Solopos/Antara/Istimewa-Humas Bank Jateng)
Senin, 22 Januari 2018 04:50 WIB JIBI/Solopos/Antara Semarang Share :

Ganjar Pranowo Buka Bank Jateng di Yogyakarta

Gubernur Ganjar Pranowo membuka cabang baru Bank Jateng di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Solopos.com, SEMARANG — Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang kembali mencalonkan diri dalam pemilihan umum kepala daerah (pilkada) serentak 2018, Jumat (19/1/2018), didaulat membuka kantor cabang baru Bank Jateng di Jl. Profesor Herman Yohanes, Jogja, Daerah Istimewa Yogyakarta.

“Kami buka cabang di Yogyakarta karena banyak orang Jawa Tengah yang ada di sini. Kita dengan Yogyakarta kan kedekatannya luar biasa,” kata Ganjar Pranowo seusai peresmian yang dihadiri sejumlah stakeholder terkait itu.

Selain bertujuan mendekatkan Bank Jateng dengan warga asal Jawa Tengah yang berdomisili di Yogyakarta, lanjut Ganjar, cabang baru Bank Jateng itu juga diharapkan bisa ikut membantu menggerakkan perekonomian yang ada di Yogyakarta. Ganjar meyakini pembukaan Kantor Cabang Bank Jateng di Yogyakarta memberikan peluang pasar baru yang sekaligus berkontribusi mendongkrak pendapatan Pemprov Jawa Tengah.

Direktur Utama Bank Jateng Supriyatno menambahkan bahwa banyak pertimbangan pembukaan Bank Jateng dilakukan di Yogyakarta. Di antaranya karena Daerah Istimewa Yogyakarta memiliki potensi ekonomi yang cukup besar, baik yang berasal dari sektor pendidikan, pariwisata, maupun usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Hasil survei, lebih dari 60 persen mahasiswa Yogyakarta berasal dari Jawa Tengah. Belum lagi, banyak pelaku usaha asal Jawa Tengah yang berinvestasi di Yogyakarta. Sebentar lagi, dengan akan dibangunnya New Yogyakarta International Airport tentu akan membawa geliat ekonomi di Jawa Tengah khususnya Kedu Selatan,” katanya sebagaimana dipublikasikan Kantor Berita Antara, Sabtu (20/1/2018).

New Yogyakarta International Airport, lanjut Supriyatno, tentu membutuhkan pendanaan yang besar sehingga semua bank mencoba menyerap pendanaan yang ada di Yogyakarta. Dengan potensi itu, Suprayitno yakin mampu memacu pertumbuhan penyaluran kredit dan penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) Bank Jateng.

Pemimpin Kantor Cabang Bank Jateng Yogyakarta Mukti Ali Santoso menargetkan perolehan aset senilai Rp500 miliar dalam satu tahun ke depan, yang ditopang dari DPK sebesar Rp480 miliar dan kredit yang tersalur mencapai Rp400 miliar. Supriyatno menambahkan di tahun 2017, total aset Bank Jateng mencapai Rp61,45 triliun dengan laba bersih sebesar Rp1,22 triliun.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

LOKER SOLO
Siapa Mau Kerja di Dealer ASTRA, Cek Syaratnya di Sini, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Visi Pedagogis Daoed Joesoef

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (27/01/2018). Esai ini karya M. Fauzi Sukri, penulis buku Guru dan Berguru (2015) dan Pembaca Serakah (2017). Alamat e-mail penulis adalah fauzi_sukri@yahoo.co.id. Solopos.com, SOLO–Indonesia, khususnya dunia pendidikan, kehilangan sosok pemikir pedagogis tangguh yang…