Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto (Badmintonindonesia.org)
Minggu, 21 Januari 2018 07:15 WIB Chrisna Canis Chara/JIBI/SOLOPOS Raket Share :

MALAYSIA MASTERS 2018
Final Pertama, Fajar/Rian Wajib Juara

Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto lolos ke babak final Malaysia Masters 2018.

Solopos.com, KUALA LUMPUR—Indonesia menjaga asa meraih emas di Malaysia Masters 2018 setelah Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto lolos ke babak final di Kuala Lumpur yang  digelar Minggu (21/1/2018) waktu setempat.

Fajar/Rian menjadi satu-satunya wakil Merah Putih yang sukses melaju ke final. Selain itu, ini merupakan kali pertama pasangan ganda putra Indonesia itu melenggang ke final turnamen level super 500.

Di semifinal, pasangan muda ini secara mengejutkan membekuk unggulan kelima asal Denmark, Mads Conrad Petersen/Mads Pieler Kolding, dengan skor 15-21, 21-16, 21-17, Sabtu (20/1/2018).

Hasil yang diraih ganda putra andalan Indonesia ini sekaligus menjadi pelipur lara kegagalan Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja menuju babak pamungkas. Mereka harus takluk di semifinal dari pasangan kuat asal Tiongkok, Zheng Siwei/Huang Yaqiong, dengan skor 13-21, 16-21.

Kelolosan Fajar/Rian ke babak final Malaysia Masters 2018 jelas sebuah kejutan besar. Berstatus underdog, mereka justru mampu membenamkan pasangan-pasangan unggulan seperti Takeshi Kamura/Keigo Sonoda hingga duo Mads.

Kemenangan atas pasangan Denmark di semifinal membalaskan sakit hati Fajar/Rian di Indonesia Open, dua tahun lalu. Saat itu mereka kalah dengan skor tipis 19-21, 21-14, 25-27.

Di babak final Malaysia Masters 2018, pasangan Indonesia sudah ditunggu sesama pasangan nonunggulan asal tuan rumah, Goh V Sem/Tan Wee Kiong. Mereka mengandaskan unggulan kedelapan asal Taiwan, Chen Hung Ling/Wang Chi Lin, 21-16, 21-17.

“Kami harus menjaga konsentrasi di final, sudah tanggung sampai final, harus dimaksimalkan,” ujar Rian seperti dilansir badmintonindonesia.org, Sabtu.

Meski final perdana di turnamen level super 500, Rian optimistis bisa merebut juara di Malaysia. Dia berjanji bakal tampil habis-habisan di babak pamungkas.

“Peluang pasti ada. Kalau saya pribadi, ada motivasi ingin dipercaya main di Asian Games 2018,” jelasnya Fajar.

Kolom

GAGASAN
Pelestarian Seni Tradisi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (9/2/2018). Esai ini karya Tito Setyo Budi; esais, sastrawan, budayawan, dan ketua Yayasan Sasmita Budaya Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com. Solopos.com, SOLO–Paparan ini saya mulai dari selorohan soal nasi…