Capture trailer film Bilal (Youtube) Capture trailer film Bilal. (Istimewa/Youtube)
Minggu, 21 Januari 2018 10:00 WIB Chelin Indra Sushmita/JIBI/Solopos.com Layar Share :

Film Tentang Sahabat Nabi Muhammad Gebrak Pasar Hollywood

Film animasi tentang sahabat Nabi Muhammad berjudul Bilal siap menggebrak pasar Hollywood.

Solopos.com, SOLO – Pasar Hollywood, Amerika Serikat, memang menjadi kiblat bagi industri hiburan, khususnya film, di seluruh negara. Semua film yang laris di pasar Hollywood tentu memiliki kualitas yang bagus. Itulah sebabnya banyak sineas yang berlomba menghasilkan karya terbaik demi bisa menggebrak pasar Hollywood.

Kebanyakan film yang laris di pasar Hollywood biasanya bergenre laga dan sci fiction. Namun, hal itu tak menyurutkan langkah Barajoun Entertainment, salah satu rumah produksi terkemuka di Dubai, Uni Emirat Arab, untuk menembus Hollywood.

Dikutip dari Cartoon New, Sabtu (20/1/2018), Barajoun Entertainment menyuguhkan film bergenre animasi yang cukup mencuri perhatian. Film tersebut diberi judul Bilal: A New Breed of Hero. Menariknya, film ini diadaptasi dari kisah salah satu sahabat Nabi Muhammad, yakni Billal bin Rabah.

Film arahan sutradara Ayman Jamal dan Khurram Alavi ini menghabiskan dana sebesar US$30 juta, atau sekitar Rp399 miliar. Jumlah fantastis ini membuat Bilal: A New Breed of Hero disebut sebagai film animasi termahal di Dubai. Kendati demikian, Ayman Jamal yang juga merupakan pemilih Barajoun Entertainment yakin filmnya meraih sukses.

Bilal: A New Breed of Hero diangkat dari kisah nyata seorang budak asal Ethiophia bernama Bilal yang hidup pada 1.400 tahun lalu. Bilal bercita-cita menjadi seorang ksatria. Namun, dia harus mengubur cita-citanya lantaran mengalami kisah tragis di usianya yang masih sangat kecil. Dia dan saudara perempuannya diculik dan dijual sebagai budak.

Selama menjadi budak, Bilal mengalami perlakukan yang tidak adil dari tuannya. Meski mengalami beragam kesulitan, dia menemukan kekuatan dalam dirinya untuk tetap bertahan dan berjuang dalam hidup. Beruntung, suatu ketika dia berhasil bebas dari perbudakan dan menjadi salah satu orang yang kali pertama menganut Islam.

Bilal menjadi pengikut Nabi Muhammad yang paling setia dan tangguh. Dia bahkan dipercaya sebagai orang pertama yang mengumandangkan azan setelah perintah salat turun. Rencananya, film animasi ini bakal dirilis di Amerika Serikat pada Februari 2018 mendatang.

Tapi, sebelumnya film animasi terpanjang pertama di Dubai, Uni Emirat Arab ini dirilis pada 8 September 2016. Namun, film ini kali pertama diputar pada Festival Film Cannes, Mei 2016. Film ini juga berhasil menyabet penghargaan best inspiring movie dalam kategori animasi pada ajang tersebut.

Selanjutnya, film Bilal diputar di negara-negara Timur Tengah seperti Irak, Bahrain, Lebanon, dan Yordania. Tapi, film ini direncanakan tayang di Kanada dan Amerika Serikat pada 2 Februari 2018. setelah itu, film ini rencananya diputar di Vietnam, Filipina, Korea Selatan, Bangladesh, dan sejumlah negara Eropa. Namun, belum ada informasi jelas apakah film ini akan diputar di Indonesia.

Kolom

GAGASAN
Pelestarian Seni Tradisi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (9/2/2018). Esai ini karya Tito Setyo Budi; esais, sastrawan, budayawan, dan ketua Yayasan Sasmita Budaya Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com. Solopos.com, SOLO–Paparan ini saya mulai dari selorohan soal nasi…