Undangan pernikahan unik yang viral (Facebook) Undangan pernikahan unik yang viral (Facebook)
Rabu, 17 Januari 2018 15:45 WIB Muhammad Rizal Fikri/JIBI/Solopos.com Peristiwa Share :

Tak Hanya Minta Doa Restu, Undangan Pernikahan Ini Minta Tamu Bawa Uang

Foto undangan pernikahan viral di media sosial karena pesan di akhir undangan.

Solopos.com, SOLO –  Foto undangan pernikahan belum lama ini viral di media sosial (medsos). Tak hanya meminta tamu undangan untuk datang dan memberi doa, dalam undangan tersebut dituliskan para tamu jangan sampai lupa membawa uang Rp50.000.

Foto undangan tersebut diunggah oleh pengguna akun Facebook Arina Ab’ha, Sabtu (13/1/2018). “Ini orang punya hajatan yang ga mau rugi. Bukanya hajatan minta doa restu, ini malah minta duit limapuluh ribu, haha. Lagian minta kok segitu, kuranglah, sekalian sejuta. Ada ada saja undangan nikah anak zaman now,”  tulis Arina Ab’ha.

Dalam undangan yang sudah disamarkan alamat dan penyelenggaranya itu diketahui prosesi akad nikah dilaksanakan Minggu (14/1/2018), sedangkan resepsi dilaksanakan Sabtu (20/1/2018). Setelah ucapan mengharapkan kehadiran, dalam undangan tersebut, paling bawah tertera pesan agar para tamu tak lupa membawa uang pecahan Rp50.000.

Tidak diungkap secara pasti fungsi uang tersebut, namun warganet berspekulasi itu adalah uang untuk memberi sumbangan bagi keluarga yang mengadakan hajatan.

Foto undangan tersebut sontak mengundang komentar warganet. Ada yang menyindir, hingga mengungkap kalau dapat undangan seperti itu tidak akan datang. “Kalau kita besok 5 miliar aja ya, biar cepat kaya, bisa beli helikopter pribadi,” tulis Bintang Drava Drajat.

“Ini namanya jujur,” tulis Robin Freecs.

“Kalau begini aku mending ga datang,” tulis Nuruddin Araniri.

“Itu maksutnya bawa uang Rp50.000. SIM, KTP, SKCK Asli, sama foto copy ijazah yang sudah dilegalisasi. Sekalian nikah massal,” canda Aden Prasetya Aditama.

Kolom

GAGASAN
Pelestarian Seni Tradisi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (9/2/2018). Esai ini karya Tito Setyo Budi; esais, sastrawan, budayawan, dan ketua Yayasan Sasmita Budaya Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com. Solopos.com, SOLO–Paparan ini saya mulai dari selorohan soal nasi…