Pemain baru Persis Solo ex PSIS Semarang, Yogi Ardianto, saat sesi latihan di Stadion Sriwedari, Solo, Selasa (16/1). (JIBI/Solopos/M. Ferri Setiawan)
Rabu, 17 Januari 2018 04:00 WIB Chrisna Chanis Cara/JIBI/Solopos Indonesia Share :

Eks PSIS Semarang Adu Peruntungan di Persis Solo

Persis Solo selangkah lagi mendapatkan mantan pemain PSIS Semarang.

Solopos.com, SOLO — Aroma PSIS Semarang berpotensi semakin kuat di tubuh Persis Solo musim ini. Setelah mendatangkan mantan striker PSIS, Johan Yoga, Laskar Sambernyawa kini membidik eks bek sayap Mahesa Jenar, Yogi Ardianto. Sang pemain sudah tampak di Stadion Sriwedari, Selasa (16/1/2018), untuk berlatih sekaligus mengikuti seleksi.

Sebelum Johan Yoga, Persis sudah punya gelandang Eli Nasoka yang pernah membela PSIS medio 2014. Persis juga memiliki Bayu Andra dan Dedi Cahyono yang bermain untuk PSIS musim 2016. Jangan lupakan pula pelatih kiper, I Komang Putra, yang sempat bersinar bersama Mahesa Jenar musim 1998-2007. Kehadiran Yogi yang bisa beroperasi sebagai bek kanan maupun bek kiri tentu bakal semakin membuat kental aroma Mahesa Jenar.

Pelatih Persis, Freddy Muli, masih akan memantau performa Yogi satu-dua hari ke depan. Freddy mengaku belum dapat memutuskan nasib sang pemain hanya dari satu hari mengikuti seleksi. Dalam latihan bersama Persis, Selasa, pemain 23 tahun itu ditempatkan sebagai bek kiri. Dia bahu membahu dengan Jalwandi yang dalam game diplot sebagai sayap kiri.

“Saya belum putuskan, masih akan dipantau satu-dua hari ini,” ujar Freddy saat ditemui wartawan di Stadion Sriwedari, Selasa sore.

Freddy tak menampik sangat membutuhkan suntikan bek sayap untuk menghadapi Liga 2 2018. Sejauh ini Laskar Sambernyawa baru punya tiga bek sayap yakni Soni Setiawan, Ahmad Rajendra dan Ade Fanny. Soni agaknya tak bisa diganggu gugat di pos bek kiri menyusul permainannya yang solid sepanjang musim lalu.

Ada pun posisi bek kanan masih cenderung rawan karena diisi dua pemain yang relatif muda, Ade dan Ahmad Rajendra. “Kami masih butuh dua bek sayap tambahan,” ucap Freddy.

Yogi sendiri tak bermain buruk dalam seleksi. Dia cukup berhasil menutup pergerakan Dedi Cahyono yang menjadi lawannya di sisi kiri pertahanan. Yogi juga kerap melakukan overlap untuk mendukung serangan. Namun bek mungil itu masih beberapa kali salah umpan sehingga membuat timnya tertekan.

Direktur Utama PT Persis Solo Saestu, Edy Junaidi, menjamin tim bakal sangat selektif dalam mendatangkan pemain baru. Pihaknya pun menjanjikan rekrutan kejutan dalam waktu dekat. Persis masih menyisakan empat slot yakni di posisi bek sayap (dua pemain), bek tengah dan kiper.

“Kemarin kami sukses mendatangka Sunarto Setelah ini pasti ada pemain kejutan, tunggu saja,” ujar Edy yang sore itu turut hadir ke Stadion Sriwedari.

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Murid Kencing Berlari, Guru (Honorer) Mati Seorang Diri

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (5/2/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Pendidikan Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Bambang Ekalaya atau sering disebut Palgunadi adalah…