Ilustrasi Penjambretan (Dok/JIBI/Solopos) Ilustrasi jambret (JIBI/Solopos/Dok)
Rabu, 17 Januari 2018 20:55 WIB Salsabila Annisa Azmi/JIBI/Harian Jogja Gunung Kidul Share :

Berhenti di Lampu Merah, Warga Bantul Dijambret

Pencurian dengan kekerasan (curas) kembali terjadi di Dusun Bakulan

Solopos.com, BANTUL – Setelah heboh penjambretan di wilayah pasar Bantul, modus pencurian dengan kekerasan (curas) kembali terjadi di Dusun Bakulan, Rabu (17/1/2018).

Peristiwa tersebut terjadi saat sang korban, Suprihatin (42), warga Dusun Soko, Desa Seloharjo, Pundong pulang bekerja pada pukul 01.00 WIB. Lampu merah perempatan Bakulan pun terpaksa menghentikan perjalanan korban untuk sementara.

Tiba-tiba korban dipepet pengendara sepeda motor matic dan pengendara tersebut langsung menarik tas selempang milik korban. Korban tidak sempat berteriak meminta pertolongan dan pelaku langsung memacu motornya ke arah selatan.

Kapolsek Jetis AKP S Parmin mengatakan kerugian korban mencapai Rp2,2 juta. “Tas korban berisi uang tunai Rp700.000, ada juga surat-surat penting yang nilainya ditaksir Rp1,5 juta,” ujar AKP S Parmin, Rabu (17/1/2018).

Dia mengatakan korban sudah melapor ke Polsek Jetis pukul 09.00 WIB. Saat ini Polsek Jetis masih melakukan pencarian terhadap pelaku.

LOKER SOLO
Siapa Mau Kerja di Dealer ASTRA, Cek Syaratnya di Sini, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Visi Pedagogis Daoed Joesoef

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (27/01/2018). Esai ini karya M. Fauzi Sukri, penulis buku Guru dan Berguru (2015) dan Pembaca Serakah (2017). Alamat e-mail penulis adalah fauzi_sukri@yahoo.co.id. Solopos.com, SOLO–Indonesia, khususnya dunia pendidikan, kehilangan sosok pemikir pedagogis tangguh yang…