Pemain Persis Solo, Sunarto (kedua dari kiri), menyundul bola saat sesi latihan di Stadion Sriwedari, Solo, Selasa (16/1). (JIBI/Solopos/M. Ferri Setiawan)
Selasa, 16 Januari 2018 22:25 WIB Chrisna Chanis Cara/JIBI/Solopos Indonesia Share :

PERSIS SOLO
Uji Coba Lawan Borneo FC Batal

Persis Solo batal menggelar uji coba lawan Borneo FC.

Solopos.com, SOLO — Persis Solo kemungkinan besar belum akan menggelar uji coba melawan klub Liga 1 pada bulan ini. Hal itu setelah pembatalan uji coba melawan Borneo FC yang sedianya digelar di Stadion Manahan, Sabtu (20/1/2018) malam WIB. Keikutsertaan Borneo FC di Piala Presiden menjadi kendala utama batalnya laga ekshibisi tersebut.

Manajer Persis, Freddy Muli, mengakui uji coba melawan Pesut Etam, julukan Borneo FC, urung terlaksana. Sebab sehari sebelum rencana laga ekshibisi, Borneo FC harus bertanding melawan Bali United dalam Piala Presiden 2018 di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar.

Agenda tersebut jelas tak mungkin diganggu gugat karena merupakan kompetisi resmi. “Tidak jadi [uji coba melawan Borneo FC]. Kemarin sebenarnya baru planning,” ujar Freddy saat ditemui wartawan di Stadion Sriwedari, Selasa (16/1/2018).

Freddy mengindikasikan belum akan mengagendakan laga uji coba melawan klub Liga 1 kembali di bulan ini. Terdekat M. Wahyu dkk. baru akan menjajal klub internal, PS Pemda, di Stadion Manahan, Rabu (17/1/2018) sore. Freddy bakal mengincar ekshibisi melawan tim kasta tertinggi ketika Piala Presiden memasuki babak delapan besar, awal Februari 2018.

Pelatih yang akrab disapa Opa itu bakal mengajak tim Liga 1 yang tersingkir dari delapan besar untuk berujicoba. “Program kepelatihan kan masih panjang, masih ada bulan Februari 2018 [untuk menggelar uji coba]. Mudah-mudahan kami bisa agendakan laga melawan tim yang tidak lanjut di Piala Presiden,” tutur Opa.

Media Officer Persis, Budi Cahyono, mengatakan uji coba melawan Borneo FC 90% batal. Selain keikutsertaan Borneo FC di Piala Presiden, Persis juga masih menghitung persiapan untuk menghadapi klub asuhan Iwan Setiawan itu. Dengan program latihan yang baru memasuki dua pekan, pihaknya khawatir mental pemain akan down jika kalah melawan Borneo FC.

“Kami khawatir itu bakal berpengaruh pada pemain jika mereka kalah. Apalagi persiapan tim masih belum lama,” ujar Budi.

Dia menambahkan bulan ini Laskar Sambernyawa bakal fokus pada program latihan fisik sembari berujicoba melawan tim-tim internal.

Kolom

GAGASAN
Pelestarian Seni Tradisi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (9/2/2018). Esai ini karya Tito Setyo Budi; esais, sastrawan, budayawan, dan ketua Yayasan Sasmita Budaya Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com. Solopos.com, SOLO–Paparan ini saya mulai dari selorohan soal nasi…