Gubernur Jateng Ganjar Pranowo di Kampung Pancuran, Kelurahan Kutowinangun Lor, Kecamatan Tingkir, Kota Salatiga, Jateng, Minggu (14/1/2018). (Facebook.com-Kaspow Blockow) Gubernur Jateng Ganjar Pranowo di Kampung Pancuran, Kelurahan Kutowinangun Lor, Kecamatan Tingkir, Kota Salatiga, Jateng, Minggu (14/1/2018). (Facebook.com-Kaspow Blockow)
Senin, 15 Januari 2018 22:50 WIB R. Wibisono/JIBI/Semarangpos.com Semarang Share :

PILKADA 2018
Akhirnya ke Salatiga, Gubernur Jateng Malah Panen Sindiran

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo yang berkunjung ke Kota Salatiga malah mendapatkan respons negatif dari sebagian netizen.

Solopos.com, SALATIGA – Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo, Minggu (14/1/2018), berkunjung ke Kampung Pancuran, Kelurahan Kutowinangun Lor, Kecamatan Tingkir, Kota Salatiga, Jateng. Kedatangan Ganjar itu diklaim untuk merayakan hari ulang tahun (HUT) ke-45 PDI Perjuangan yang jatuh setiap 10 Januari.

Tatkala kedatangan Ganjar Pranowo di Pancuran, Kota Salatiga itu dikabarkan di grup Facebook Kabar Salatiga, bukan sambutan hangat yang disampaikan member grup itu. Kabar tentang kunjungan Ganjar itu justru menjadi bahan pembicaraan di grup media sosial itu, bahkan membuat namanya ramai disindir publik pengguna Internet (netizen).

Adalah pengguna akun Facebook Indra Cahyadi yang mengunggah rekaman video yang memuat aktivitas sang gubernur Jateng sedang berjalan-jalan di Kampung Pancuran di grup Facebook Kabar Salatiga tersebut. “Pak Ganjar jalan-jalan di kampungku lur,” tulisnya pada keterangan video.

Netizen yang mengetahui video itu kemudian melontarkan sindiran pedas terhadap gubernur yang juga maju dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jateng dalam rangkaian pemilihan umum kepala daerah (pilkada) serentak 2018. Berbagai macam sindiran terhadap Ganjar Pranowo dilontarkan netizen yang kebanyakan mengaku sebagai warga Kota Salatiga.

Ganjar, yang menurut netizen jarang terlihat mengunjungi Kota Salatiga sebelum masa menjelang pilkada serentak 2018 ini, dituding sekadar memanfaatkan momen HUT ke-45 PDI Perjuangan untuk mendongkrak popularitas dirinya dalam Pilgub Jateng. “Wajar arep pilgub [Wajar berkunjung ke Salatiga lantaran menjelang Pilgub],” tulis pengguna akun Facebook Sunomo Sunomo.

Arep calonan meneh metu jalan2.. kon ngebarke masalah pabrik semen.. mumpet.. guberner macem opo [Menjelang pencalonan keluar jalan-jalan. Disuruh menyelesaikan masalah pabrik semen bersembunyi. Gubernur macam apa],” papat pengguna akun Facebook Rony Kristiyanto.

Wayah e kerja ngumpet.wayah e pemilu dolan blusukan [Waktu kerja bersembunyi, waktu pemilu blusukan],” timpal pengguna akun Facebook Eric Widiantoro.

[Baca juga KPU Jateng Waspadai Kampanye Terselubung Calon Petahana]

Meski tak sedikit yang menyindir sang gubernur Jateng, ada juga warganet yang melontarkan pujian. Sebagian dari mereka menganggap Ganjar Pranowo sebagai gubernur yang merakyat lantaran bersedia merayakan ulang tahun partainya di salah satu kampung di Kota Salatiga. (Ginanjar Saputra/JIBI/Semarangpos.com)

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Lowongan Pekerjaan
Kepala Sekolah KB & TKIT Alhikam Delanggu, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Visi Pedagogis Daoed Joesoef

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (27/01/2018). Esai ini karya M. Fauzi Sukri, penulis buku Guru dan Berguru (2015) dan Pembaca Serakah (2017). Alamat e-mail penulis adalah fauzi_sukri@yahoo.co.id. Solopos.com, SOLO–Indonesia, khususnya dunia pendidikan, kehilangan sosok pemikir pedagogis tangguh yang…