Proses evakuasi mayat perempuan dari sebuah sumur pertanian Dusun Glagah, Desa Glagah, Kamis (11/1/2018) pagi. (Uli Febriarni/JIBI/Harian Jogja) Proses evakuasi mayat perempuan dari sebuah sumur pertanian Dusun Glagah, Desa Glagah, Kamis (11/1/2018) pagi. (Uli Febriarni/JIBI/Harian Jogja)
Senin, 15 Januari 2018 11:40 WIB Uli Febriarni/JIBI/Harian Jogja Kulon Progo Share :

PEMBUNUHAN KULONPROGO
Sebelum Tewas, LC Korban Pembunuhan Tragis Singgah ke Indekos Lama

Polisi periksa teman indekos korban.

Solopos.com, KULONPROGO–Korban dugaan kasus pembunuhan yang mayatnya dibuang dalam sumur pertanian di Dusun Glagah, Desa Glagah, Kecamatan Temon, Kamis (4/1/2018) lalu, diketahui sempat berkunjung ke indekos lamanya, sebelum akhirnya menghilang tanpa kabar.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Kulonprogo, Ajun Komisaris Polisi Dicky Hermansyah mengatakan korban yang merupakan pemandu karaoke alias lady companion (LC) itu diketahui selama ini tinggal di sebuah indekos yang jaraknya jauh dari kafe tempatnya bekerja. Sementara itu, pada Rabu (10/1/2018) pukul 21.00 WIB ia berkunjung ke indekos lamanya, yang berjarak lebih dekat dengan kafe. Korban berkunjung ke sana, untuk bermain atau bersilaturahim bersama kawan-kawan indekos lama. Korban mengatakan akan kembali pada pukul 22.00 WIB, hanya saja ia tidak kunjung menampakkan diri, kemudian ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di sebuah sumur pertanian di Glagah, Kulonprogo, Kamis (11/1/2018) pagi.

“Kami masih mendalami beberapa saksi yang tinggal di indekos lama korban, karena korban dijemput di kosnya yang lama. Kami terus melakukan penyisiran,” kata dia, Minggu (14/1/2018).

Baca juga : PEMBUNUHAN KULONPROGO : Mayat Perempuan Ditemukan di Sumur dengan Luka Tusuk di Pipi

Ia menambahkan, ada sedikitnya tiga orang teman indekos lama korban yang dimintai keterangan. Ia menduga, korban mampir ke kos lama tersebut sambil menunggu permintaan atau penjemputan oleh terduga pelaku.

Kepala Polres Kulonprogo, Ajun Komisaris Besar Polisi Irfan Rifai menyatakan penyelidikan masih terus berlanjut. Aparat saat ini juga sedang menelusuri pengemudi mobil berwarna hitam yang sempat dilihat warga di lokasi kejadian. Berdasarkan penuturan saksi warga, ia melihat mobil mirip Avanza atau Xenia parkir di lokasi, menghadap ke arah utara, pada Kamis (11/1/2018) pukul 03.30 WIB.

Baca juga : PEMBUNUHAN KULONPROGO : LC yang Ditemukan Tewas di Dalam Sumur Dipastikan Korban Pembunuhan

“Warga tersebut tidak sempat melihat nomor polisi mobil itu ataupun orang yang ada di dalam mobil. Suasana saat itu gelap dan minim penerangan,” tambahnya.

Sebelumnya diberitakan, seorang perempuan yang diketahui bernama Sri Iswanti, asal Kesambi, Loano, Purworejo ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa, di sebuah sumur pertanian, Glagah, Temon, Kulonprogo, pada Kamis pagi. Pada bagian kepala dan wajah perempuan yang berprofesi sebagai pemandu lagu itu, ditemukan luka benturan, kekerasan dan tusukan benda tajam.

Kolom

GAGASAN
Pelestarian Seni Tradisi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (9/2/2018). Esai ini karya Tito Setyo Budi; esais, sastrawan, budayawan, dan ketua Yayasan Sasmita Budaya Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com. Solopos.com, SOLO–Paparan ini saya mulai dari selorohan soal nasi…