Aktivitas di salah satu showroom Kampung Batik Giriloyo, Imogiri, Bantul. (Rheisnayu Cyntara/JIBI/Harian Jogja) Aktivitas di salah satu showroom Kampung Batik Giriloyo, Imogiri, Bantul. (Rheisnayu Cyntara/JIBI/Harian Jogja)
Senin, 15 Januari 2018 15:20 WIB Rheisnayu Cyntara/JIBI/Harian Jogja Bantul Share :

Maling Masuk Showroom Kampung Batik Giriloyo, Kain Batik Senilai Rp50 Juta Hilang

Kemalingan hingga puluhan lembar kain batik tulis, perajin di Kampung Batik Giriloyo, Kecamatan Imogiri

Solopos.com, SLEMAN-Kemalingan hingga puluhan lembar kain batik tulis, perajin di Kampung Batik Giriloyo, Kecamatan Imogiri rugi hingga Rp50 juta.

Dukuh Karangkulon, Tarom menuturkan kejadian tersebut berlangsung minggu lalu saat salah satu showroom batik di RT 02 Dusun Karangkulon, Desa Wukirsari tengah ditinggal salat dhuhur.

Kala itu para perajin salat di musala yang terletak di seberang showroom. Seperti biasa mereka tidak pernah mengunci showroom saat istirahat siang, mengingat lokasi showroom berada di tengah perkampungan yang sepi.

“Memang biasanya tidak dikunci. Wong cuma hadap-hadapan sama langgar,” katanya, Senin (15/1/2018).

Saat para perajin salat, menurut Tarom mereka mendengar ada sepeda motor yang berhenti di dekat showroom. Segera seusai solat, salah satu perajin keluar musola dan mendatangi showroom dengan tergesa agar segera dapat melayani tamu yang datang berkunjung.

Melihat itu, salah seorang pengunjung yang menunggu di motor segera mendatangi kawannya yang berada di dalam showroom. Setelah ditanya, mereka mengaku tengah mencari blangkon. Namun showroom tersebut tidak menyediakan barang yang dicari.

Setelah itu mereka beraktivitas seperti biasa dan baru sadar ada setumpuk kain batik tulis yang hilang saat sore hari. “Kecurigaan kami kawannya itu turun untuk ngasih tau kalau yang punya selesai salat, biar cepet-cepet pergi. Yang di dalam itu bawa tas gede,” imbuhnya.

LOKER SOLO
Siapa Mau Kerja di Dealer ASTRA, Cek Syaratnya di Sini, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Murid Kencing Berlari, Guru (Honorer) Mati Seorang Diri

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (5/2/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Pendidikan Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Bambang Ekalaya atau sering disebut Palgunadi adalah…