Korban laka laut Pantai Nguyahan, Saptosari, Gunungkidul ketika akan dibawa ke RSUD Wonosari, Minggu (14/1/2018). (IST/Dok Satlinmas Rescue Istimewa Wil II Gunungkidul) Korban laka laut Pantai Nguyahan, Saptosari, Gunungkidul ketika akan dibawa ke RSUD Wonosari, Minggu (14/1/2018). (IST/Dok Satlinmas Rescue Istimewa Wil II Gunungkidul)
Minggu, 14 Januari 2018 15:20 WIB Kusnul Isti Qomah/JIBI/Harian Jogja Gunung Kidul Share :

Jari Kaki Wisatawan Ini Terjepit di Pantai Nguyahan

Jari kaki korban terjepit setelah sempat terseret arus

Solopos.com, GUNUNGKIDUL-Kecelakaan laut kembali terjadi di pesisir selatan tepatnya di Pantai Nguyahan, Saptosari, Gunungkidul, Minggu (14/1/2018). Meskipun tidak sampai menimbulkan korban jiwa, kejadian sekitar pukul 13.15 itu membuat jari kaki seorang pengungjung diduga patah.

Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah II Gunungkidul Marjono menjelaskan, korban bernama Krisna, 26, asal Jebres, Solo, Jawa Tengah tersebut awalnya bermain di perairan Pantai Nguyahan. Ketika asyik bermain bersama teman-temannya, ombak besar tiba-tiba datang sehingga korban sempat terseret arus.

“Korban terseret arus dan jari kakinya masuk ke lubang karang. Jari korban diduga mengalami patah,” ungkap dia ketika dihubungi Solopos.com, Minggu (14/1/2018).

Marjono menjelaskan, personel Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah II Gunungkidul kemudian membawa korban ke Puskesmas Saptosari. Karena kondisi luka yang dialami cukup parah, dokter Puskesmas Saptosari merujuk korban ke RSUD Wonosari untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

lowongan pekerjaan
PT.SEJATI CIPTA MEBEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Haul dan Risalah Maulid Simtuddurar

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (09/01/2018). Esai ini karya Muhammad Dalhar, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret dan anggota Jemaah Ahbabul Musthofa. Alamat e-mail penulis adalah mbahdalhar7@gmail.com Solopos.com, SOLO–Haul Habib Ali kembali digelar….