Yaminah (duduk) dibujuk Aiptu Rupii (kanan) agar membatalkan niatnya bunuh diri di perlintasan kereta api di Dusun Pandean, Desa Krajan Kulon, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kendal, Jateng, Sabtu (13/1/2018). (Instagram-@polres_kendal) Yaminah (duduk) dibujuk Aiptu Rupii (kanan) agar membatalkan niatnya bunuh diri di perlintasan kereta api di Dusun Pandean, Desa Krajan Kulon, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kendal, Jateng, Sabtu (13/1/2018). (Instagram-@polres_kendal)
Minggu, 14 Januari 2018 20:50 WIB R. Wibisono/JIBI/Semarangpos.com Semarang Share :

AKSI POLISI
Polisi Gagalkan Upaya Bunuh Diri di Perlintasan KA Kaliwungu

Aksi polisi berhasil menggagalkan upaya wanita yang hendak bunuh diri di perlintasan kereta api.

Solopos.com, KENDAL – Yaminah, 34, warga Desa Ngelak, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, Jawa Timur (Jatim), Sabtu (13/1/2018), gagal melaksanakan niat bunuh diri di perlintasan kereta api di Dusun Pandean, Desa Krajan Kulon, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah (Jateng). Yaminah gagal bunuh diri berkat aksi polisi dari Polsek Kaliwungu, Kendal.

Dikabarkan Polres Kendal melalui akun Instagram @polres_kendal, Minggu (14/1/2018), Yasminah gagal bunuh diri setelah dibujuk Bhabinkamtibmas Polsek Kaliwungu Aiptu Rupii. Ia menggagalkan upaya bunuh diri Yaminah setelah mendapatkan laporan dari warga sekitar yang mengetahuinya.

Dikutip dari laman berita milik Polda Jateng, Kapolsek Kaliwungu AKP Nanung Nugroho menjelaskan Yaminah membatalkan niat bunuh dirinya setelah Aiptu Rupii membujuknya. “Setelah dilakukan pendekatan dan diberikan pengertian oleh Aiptu Rupii, akhirnya niat bunuh diri diurungkan dan Yaminah mau untuk diajak ke Mapolsek Kaliwungu,” ujar Nanung.

Nanung memaparkan Yaminah mengaku awalnya berniat pergi ke Tegal dari Malang demi menemui suaminya demi menyelesaikan permasalahan keluarga. Namun setiba di Kendal, ia mengaku kehabisan ongkos sehingga frustrasi dan memutuskan untuk bunuh diri.

Sebelum berniat bunuh diri di perlintasan kereta api di wilayah Kendal tersebut, Yaminah sempat meminum obat pereda sakit kepala yang dicampur minuman bersoda di kawasan Kecamatan Kendal. Namun nyawanya masih tertolong setelah warga membawanya ke RSUD Kendal.

“Setelah kondisinya agak membaik, ia melanjutkan perjalanan ke arah Kaliwungu dan sampai di rel Pandean ia berniat untuk mencoba bunuh diri kembali,” imbuh Nanung.

Setelah upayanya bunuh diri digagalkan melalui aksi polisi Kendal tersebut, Yaminah menyatakan bersedia kembali pulang ke Malang. Aparat dari Polsek Kaliwungu kemudian mengantarnya ke Terminal Mangkang, Kota Semarang demi mencarikan bus untuk mengantar Yaminah pulang ke Malang. (Ginanjar Saputra/JIBI/Semarangpos.com)

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

lowongan pekerjaan
SMK CITRA MEDIKA SRAGEN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Haul dan Risalah Maulid Simtuddurar

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (09/01/2018). Esai ini karya Muhammad Dalhar, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret dan anggota Jemaah Ahbabul Musthofa. Alamat e-mail penulis adalah mbahdalhar7@gmail.com Solopos.com, SOLO–Haul Habib Ali kembali digelar….