Kali Pepe di utara Taman Parkir Loji Wetan, tempat jembatan bambu akan dibangun. Foto diambil Kamis (27/10/2016). (Irawan Sapto Adhi/JIBI/Solopos) Kali Pepe di utara Taman Parkir Loji Wetan, tempat jembatan bambu akan dibangun. Foto diambil Kamis (27/10/2016). (Irawan Sapto Adhi/JIBI/Solopos)
Sabtu, 13 Januari 2018 14:00 WIB Hijriyah Al Wakhidah/JIBI/Solopos Solo Share :

Tebing Kali Pepe Hilir di Solo Sudah Diperkuat 3 Km

Proyek penanganan banjir Solo, Kali Pepe hilir diperkuat.

Solopos.com, SOLO — Proyek perkuatan tebing Kali Pepe hilir sepanjang Bendung Karet Tirtonadi Solo hingga pintu air Demangan Sangkrah sudah terealisasi sepanjang 3 kilometer.

Proyek infrastruktur Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) yang merupakan bagian dari proyek penanganan banjir Kota Solo itu kini sudah mencapai di wilayah Sudiroprajan, Jebres.

Berdasarkan pantauan solopos.com, Sabtu (13/1/2018), ada tiga alat berat yang bekerja di Kali Pepe mengeruk sedimentasi sungai. Selain itu, ada beberapa pekerja membuat rangka beton untuk penguatan tebing sungai.

“Dari Bendung Karet Tirtonadi sampai pintu air Demangan nanti total panjangnya mencapai 5 kilometer. Saat ini sudah terealisasi 3 kilometer,” kata Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Sungai Pantai III BBWSBS, Arlendenovega, Sabtu.

BBWSBS menargetkan perkuatan tebing Kali Pepe Hilir itu selesai November tahun 2018 ini. “Tebing sungai itu sudah dalam kondisi kritis, sudah lama tidak diperbaiki. Kalau tidak diperkuat dengan tebing beton, akan mudah jebol atau longsor,” papar Vega, sapaannya.

Seperti diketahui, proyek penanggulangan banjir Kota Solo terdiri dari tiga pekerjaan yang didanai APBN multiyears tahun 2016-2018. Tiga pekerjaan itu meliputi perkuatan tebing dan normalisasi Kali Pepe Hilir mulai Bendung Tirtonadi sampai pintu air Demangan.

Pekerjaan kedua adalah pembangunan parapet yakni meninggikan tanggul Sungai Bengawan Solo. “Pekerjaan ketiga adalah rehabilitasi Bendung Karet Tirtonadi,” ujar dia.

Kabid Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Solo, Arif Nurhadi, menyebut proyek perkuatan tebing sungai itu dengan istilah manteling.

“Kami membantu BBWSBS untuk urusan nonteknis. Seperti sosialisasi kepada masyarakat di sepanjang Kali Pepe Hilir, kaitannya dengan dampak proyek,” ujar Arif.

lowongan pekerjaan
PT. BUMI AKSARA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Haul dan Risalah Maulid Simtuddurar

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (09/01/2018). Esai ini karya Muhammad Dalhar, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret dan anggota Jemaah Ahbabul Musthofa. Alamat e-mail penulis adalah mbahdalhar7@gmail.com Solopos.com, SOLO–Haul Habib Ali kembali digelar….