Bayi laki-laki ini ditemukan di depan rumah di Desa Klorogan, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, Sabtu (13/1/2018). (Istimewa/Polres Madiun) Bayi laki-laki ini ditemukan di depan rumah di Desa Klorogan, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, Sabtu (13/1/2018). (Istimewa/Polres Madiun)
Sabtu, 13 Januari 2018 16:05 WIB Abdul Jalil/JIBI/Madiunpos.com Madiun Share :

PENEMUAN BAYI MADIUN
Bayi Laki-Laki Baru Lahir Ditinggal di Depan Rumah Warga Geger

Penemuan bayi Madiun, seorang warga menemukan bayi laki-laki yang diletakkan di dalam kardus.

Solopos.com, MADIUN — Seorang warga bernama Mukidin menemukan sesosok bayi laki-laki yang diletakkan di depan rumahnya, Desa Klorogan, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, Sabtu (13/1/2018) sekitar pukul 05.45 WIB. Diduga bayi laki-laki tersebut sengaja dibuang oleh orang tuanya.

Kasubbag Humas Polres Madiun, AKP Sumantri, mengatakan bayi itu ditemukan Mukidin saat hendak berbelanja ke pasar pada Sabtu subuh. Saat membuka pintu gerbang rumahnya, Mukidin melihat ada kardus di depan rumah. Saat kardus itu dilihat ada sesuatu yang bergerak-gerak.

Karena curiga, Mukidin kemudian mendekati kardus dan membukanya. Pria itu kaget karena isi kardus tersebut adalah sesosok bayi dibungkus kain taplak berwarna cokelat.

“Bayi laki-laki itu diperkirakan baru dilahirkan karena masih ada bercak darah saat ditemukan. Selanjutnya Mukidin melaporkan temuannya itu ke perangkat desa dan dilanjutkan ke Polsek Geger,” jelas Sumantri.

Bayi laki-laki yang ditemukan itu memiliki panjang sekitar 51 cm dengan berat badan 3,3 kg. Di dalam kardus berlumuran darah dan tali pusar sudah terputus tetapi belum diikat.

“Diduga bayi itu baru dilahirkan di luar medis. Dan kemudian dibuang oleh orang tuanya. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh bayi ini,” jelas dia.

Bayi tersebut saat ini dirawat di rumah bidan desa Lasminingseh. Kepolisian masih menyelidiki siapa orang tua yang tega membuang bayi tersebut.

lowongan pekerjaan
PT.SEJATI CIPTA MEBEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Haul dan Risalah Maulid Simtuddurar

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (09/01/2018). Esai ini karya Muhammad Dalhar, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret dan anggota Jemaah Ahbabul Musthofa. Alamat e-mail penulis adalah mbahdalhar7@gmail.com Solopos.com, SOLO–Haul Habib Ali kembali digelar….