Para pelajar menampilkan tarian tradisional Turki, Folklore dalam pembukaan Edufair 2018 di Hartono Mall, Jumat (12/1/2018). (Sunartono/JIBI/Harian Jogja) Para pelajar menampilkan tarian tradisional Turki, Folklore dalam pembukaan Edufair 2018 di Hartono Mall, Jumat (12/1/2018). (Sunartono/JIBI/Harian Jogja)
Sabtu, 13 Januari 2018 16:22 WIB Sunartono/JIBI/Harian Jogja Kota Jogja Share :

Lembaga Pendidikan TK hingga Perguruan Tinggi Meriahkan Edufair 2018 di Hartono Mall

Puluhan lembaga yang bergerak di bidang pendidikan seperti sekolah hingga perguruan tinggi mengikuti Edufair 2018

Solopos.com, SLEMAN – Puluhan lembaga yang bergerak di bidang pendidikan seperti sekolah hingga perguruan tinggi mengikuti Edufair 2018 di Hartono Mall pada Jumat (12/2/2018) hingga Minggu (14/1/2018). Kegiatan itu menampilkan berbagai jenis layanan pendidikan dari anak usia dini hingga perguruan tinggi.

Branch Manager Dyandra Promosindo Donny Farista Gunawan menjelaskan, pameran pendidikan itu merupakan kedua kalinya digelar. Pada 2018, pameran digelar dengan melibatkan 28 lembaga dari Taman Kanak-kanak hingga perguruan tinggi.

“Pesertanya lengkap dari tingkat paud hingga TK sampai perguruan tinggi, homeschooling instansi pemerintahan dan perlengkapan sarana pendidikan,” terangnya di sela-sela pembukaan pameran tersebut, Jumat (12/1/2018).

Melalui pameran tersebut, kata dia, pengunjung bisa mendapatkan informasi sekaligus masukan dalam memilih lembaga pendidikan yang tepat untuk keluarganya di masa mendatang.

Selain itu masyarakat dapat memanfaatkan informasi di setiap stan pendidikan sembari berjalan-jalan di Hartono Mall tersebut. Perhelatan itu tak sekadar menampilkan stan saja, tetapi diisi dengan kegiatan seperti workshop kuliah di luar negeri serta berbagai perlombaan untuk siswa TK hingga SMA.

“Bagi yang suka fotografi ada workshopnya juga yang akan diisi oleh ahli, untuk memberikan trik bagaimana mengambil gambar dengan hasil yang menarik,” ujarnya.

Wakil Gubernur DIY KGPAA Sri Paduka Paku Alam X menyatakan, DIY memiliki banyak lembaga pendidikan dalam berbagai jenjang dengan kualitas yang tergolong tinggi. Bahkan sudah banyak menjadi ukuran dengan berbagai jenis standard, sehingga diharapkan dapat menghasilkan pembangunan SDM yang tidak saja ahli namun juga berkarakter dan berkepribadian.

DIY telah berkomitmen kuat mewujudkan pendidikan berkualitas bagi masyarakat berbagai kalangan. Selain pariwisata, pendidikan masuk dalam tiga prioritas pembangunan di DIY.

“Pendidikan berkualitas akuntabel dan didukung keberhasilan peningkatan mutu pendidikan menjadi harapan semua pihak. Maka kami menyambut baik dan mengapresiasi pelaksanaan edufair 2018 diprakarsai oleh Dyandra Promosindo. Karena Jogja sebagai tujuan wisata kota budaya dan pendidikan. Diharapkan ke depan dapat ditingkatkan dalam rangka menambah daya saing,” ungkap Wagub DIY dalam sambutan tertulis yang dibacakan Staf Ahli Gubernur DIY Bidang Sosial Budaya dan Kemasyarakatan Bayu Haryana.

lowongan pekrjaan
Akuntansi, Administrasi,Marketing,Tehnisi ,Gudang/Driver, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Haul dan Risalah Maulid Simtuddurar

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (09/01/2018). Esai ini karya Muhammad Dalhar, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret dan anggota Jemaah Ahbabul Musthofa. Alamat e-mail penulis adalah mbahdalhar7@gmail.com Solopos.com, SOLO–Haul Habib Ali kembali digelar….