Warga Desa Dadapayu, Semanu memprotes dugaan pungutan liar yang dilakukan kepala desa setempat. Protes yang dituliskan di spanduk dipasang di balai desa setempat, Senin (17/10/2016). (Bhekti Suryani/JIBI/Harian Jogja) Warga Desa Dadapayu, Semanu memprotes dugaan pungutan liar yang dilakukan kepala desa setempat. Protes yang dituliskan di spanduk dipasang di balai desa setempat, Senin (17/10/2016). (Bhekti Suryani/JIBI/Harian Jogja)
Sabtu, 13 Januari 2018 20:20 WIB David Kurniawan/JIBI/Harian Jogja Gunung Kidul Share :

Dadapayu Akhirnya Punya Kades Baru

Pemerintah Desa Dadapayu akhirnya memiliki kepala desa definitif

Solopos.com, GUNUNGKIDUL – Pemerintah Desa Dadapayu Semanu Gunungkidul akhirnya memiliki kepala desa definitif yang baru lewat proses musyarawah desa yang berlangsung pada Rabu (10/1/2018) lalu.

Baca juga : PUNGLI GUNUNGKIDUL : Kades Dadapayu Resmi Diberhentikan

Pergantian Antar Waktu (PAW) dilakukan tidak lepas dari kebijakan Pemkab Gunungkidul yang memberhentikan Rukamto sebagai kades terpilih pada September 2017 lalu.

Camat Semanu Huntoro Purbo Wargono mengatakan, proses musyawarah desa untuk memilih kades telah dilakukan dan memutuskan Jumadi sebagai kades yang baru menggantikan Rukamto.

Pascamusyawarah yang dilakukan Rabu lalu, anggota BPD sedang menyusun berita acara laporan pemilihan untuk diserahkan ke bupati. “Jadi kades baru yang terpilih belum dilantik,” kata Huntoro kepada Solopos.com, Sabtu (13/1/2018).

Menurut dia, sebelum ada PAW kades, untuk mengisi yang kekosongan ditunjuk Kasie Tapem, Kecamatan Semanu, Sudiyono sebagai Pejabat Sementara. Huntoro menjelaskan, penunjukan Sudiyono sebagai PJ tidak lepas dari keputusan pemkab yang memberhentikan Rukamto karena dianggap tidak bisa menjalankan pemerintahan desa dengan baik.

“Penunjukan PJ dilakukan 25 September 2017 lalu. Selanjutnya dalam kurun waktu enam bulan [setelah pelantikan PJ] harus ada musyawarah desa untuk memilih kades yang baru,” ujar mantan Camat Semin ini.

Ketua Musyawarah Desa Pemilihan Antar Waktu (PAW) Kades Dadapayu, Rustamto mengatakan, musyawarah pemilihan kades berjalan dengan lancar. Di dalam proses PAW ada tiga kandidat yang menjadi calon. Namun setelah melalui proses voting ditetapkan Jumadi sebagai kades baru karena dalam pemilihan berhasil mengumpulkan dukungan terbanyak.

“Pemilihan diikuti 106 pemilih yang terdiri dari 71 orang dari perwakilan dusun, sepuluh pemilih dari BPD dan panitia, serta 25 pemilih dari perangkat pemerintah,” ujarnya.

Menurut dia, dari hasil perhitungan yang dilakukan panitia, Jumadi meraup 51 suara, Kasidi 14 suara, dan Sukito 41 suara. Dengan hasil tersebut maka panitia menetapkan Jumadi sebagai Kades PAW terpilih.

lowongan pekerjaan
SUMBER BARU BEJEKI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Haul dan Risalah Maulid Simtuddurar

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (09/01/2018). Esai ini karya Muhammad Dalhar, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret dan anggota Jemaah Ahbabul Musthofa. Alamat e-mail penulis adalah mbahdalhar7@gmail.com Solopos.com, SOLO–Haul Habib Ali kembali digelar….