Ilustrasi hotel (JIBI/Solopos/Dok.) Ilustrasi hotel (JIBI/Solopos/Dok.)
Jumat, 12 Januari 2018 19:42 WIB Holy Kartika N.S/JIBI/Harian Jogja Kulon Progo Share :

Tiga Investor Hotel Mulai Masuk Kawasan Bandara Baru

Kulonprogo dinilai punya potensi alam yang menarik.

Solopos.com, JOGJA–Sejalan dengan pembangunan New Yogyakarta International Airport (NYIA), sektor-sektor penopang pariwisata mulai masuk dan siap membangun propertinya di Kulonprogo. Di antaranya sejumlah hotel bintang dan restoran besar yang sudah mengantongi izin tata ruang dan telah membebaskan lahan.

“Kulonprogo memiliki potensi alam yang menarik. Potensi inilah yang mesti dikelola dengan baik saat bandara baru beroperasi,” ujar Ketua Association Of The Indonesian Tours ans Travel Agencies (Asita) DIY, Udhi Sudiyanto kepada Harianjogja.com, Jumat (12/1/2018).

Udhi juga menyambut baik langkah hotel bintang yang sudah memulai pembangunan di kawasan bandara. Pasalnya, saat bandara beroperasi, hotel ini bisa memfasilitasi kebutuhan akomodasi penumpang pesawat, baik yang hanya transit atau menginap di Jogja.

Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu (DPMPT) Kulonprogo, Agung Kurniawan mengungkapkan sudah ada banyak perusahaan perhotelan yang mulai berinvestasi dan bersiap membangun hotel di kawasan bandara baru. “Setelah Dafam, ada tiga perusahaan perhotelan yang sudah mengurus izin tata ruang dan sudah membebaskan lahannya,” ujar Agung.

Kendati baru tiga perusahan perhotelan yang sudah menyatakan akan membangun hotel di Kulonprogo, tetapi banyak hotel lain yang sudah meminta pertimbangan dan mengambil formulir pengajuan izin. Agung memaparkan sebagian besar lahan yang diajukan ketiga hotel berada di Kecamatan Temon dan berlokasi tak jauh dari bandara baru.

“Selain hotel, beberapa rumah makan dan restoran besar juga sudah masuk. Bahkan ada dua restoran besar yang saat ini sudah membebaskan lahannya. Kebanyakan adalah sektor-sektor pendukung pariwisata,” imbuh Agung.

lowongan pekerjaan
PT. BUMI AKSARA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Haul dan Risalah Maulid Simtuddurar

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (09/01/2018). Esai ini karya Muhammad Dalhar, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret dan anggota Jemaah Ahbabul Musthofa. Alamat e-mail penulis adalah mbahdalhar7@gmail.com Solopos.com, SOLO–Haul Habib Ali kembali digelar….