Tepi Kali Oya, Dusun Siluk, Desa Selopamioro, Kecamatan Imogiri, Jumat (12/1/2018). (Rheisnayu Cyntara/JIBI/Harian Jogja) Tepi Kali Oya, Dusun Siluk, Desa Selopamioro, Kecamatan Imogiri, Jumat (12/1/2018). (Rheisnayu Cyntara/JIBI/Harian Jogja)
Jumat, 12 Januari 2018 11:55 WIB Rheisnayu Cyntara/JIBI/Harian Jogja Bantul Share :

Tiap Hujan Deras, Warga Siluk Was-Was

Warga Dusun Siluk, Desa Selopamioro, Kecamatan Imogiri was-was. Pasalnya rumah mereka terletak tak jauh dari Sungai Oya yang rawan tergerus air

Solopos.com, BANTUL--Tiap kali hujan deras dengan durasi cukup lama turun, warga Dusun Siluk, Desa Selopamioro, Kecamatan Imogiri was-was. Pasalnya rumah mereka terletak tak jauh dari Sungai Oya yang rawan tergerus air.

Salah satu warga RT 01, Dusun Siluk 1, Ruji menuturkan hujan deras yang turun semalam membuat warga siaga. Pasalnya sejak akhir November lalu hingga kini, bantaran sungai mulai tergerus sedikit demi sedikit mendekati rumah warga.

“Ini sudah tambah [tergerus] lagi sekitar tiga meter,” katanya, Jumat (12/1/2018).

Ruji menambahkan warga Siluk masih cukup beruntung karena bantaran sungai yang berada di wilayah tersebut sudah terlindungi dengan bronjong. Tidak seperti wilayah Desa Sriharjo di sisi sungai lainnya yang rata-rata masih berupa tanah gembur pertanian.

Namun ia menambahkan bronjong tersebut juga telah berumur lama hingga puluhan tahun. Oleh sebab itu ia khawatir jika terus tergerus air, bronjong tersebut tidak akan kuat menahan tanah di atasnya.

“Yang dekat jalan bronjongnya sudah ambrol. Kalau nggak cepet dibenerin, ajrih [takut] ambrol sampai rumah warga,” katanya.

Berdasarkan pengamatan Solopos.com, jarak antara rumah warga memang sangat dekat dengan pinggir sungai. Bahkan beberapa rumah berjarak tidak sampai lima meter dari tubir sungai karena abrasi, terutama permukiman di RT 01, Dusun Siluk 1.

Sedangkan di seberang sungai, tanah persawahan banyak yang ambrol. Sisa-sisa pohon tumbang masih tampak terserak di pinggir aliran air sungai.

lowongan pekerjaan
PT. BUMI AKSARA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Haul dan Risalah Maulid Simtuddurar

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (09/01/2018). Esai ini karya Muhammad Dalhar, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret dan anggota Jemaah Ahbabul Musthofa. Alamat e-mail penulis adalah mbahdalhar7@gmail.com Solopos.com, SOLO–Haul Habib Ali kembali digelar….