Brigadir Polisi Tri Siswanto (empat dari kanan) berfoto bersama Kapolres Klaten, AKBP Juli Agung Pramono, dan jajaran Subbag Humas Polres Klaten di Mapolres Klaten, (Kamis (11/1/2018). (Istimewa/Dokumentasi Polres Klaten) Brigadir Polisi Tri Siswanto (empat dari kanan) berfoto bersama Kapolres Klaten, AKBP Juli Agung Pramono, dan jajaran Subbag Humas Polres Klaten di Mapolres Klaten, (Kamis (11/1/2018). (Istimewa/Dokumentasi Polres Klaten)
Jumat, 12 Januari 2018 19:46 WIB Cahyadi Kurniawan/JIBI/Solopos Klaten Share :

Polisi Klaten Ini Terpilih Masuk Pasukan Polisi Penjaga Keamanan PBB di Sudan

Seorang anggota Polres Klaten akan bergabung dengan pasukan polisi penjaga keamanan PBB di Sudan.

Solopos.com, KLATEN — Personel Polres Klaten, Brigadir Polisi Tri Siswanto, bakal menjadi bagian dari kontingen Formed Police United (FPU) X atau Polisi Penjaga Keamanan Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) di Darfur, Sudan, Afrika.

Tri Siswanto bakal berangkat ke Sudan bersama 139 polisi lainnya dari Indonesia pada Februari mendatang. Formed Police Unit (FPU) Kontingen Garuda Bhayangkara X adalah satuan tugas yang terdiri dari 140 personel polisi berseragam dengan keterampilan khusus kepolisian, seperti pengendalian massa, menggunakan persenjataan yang dibekali teknik dan taktik pertempuran kota, hingga operasi pembebasan sandera.

FPU juga dituntut mampu mengatasi gangguan keamanan bersenjata dengan tingkat intensitas risiko yang tinggi. Ia juga harus mampu bergerak cepat di dalam lingkup area penugasan misi perdamaian PBB.

Siswanto menjadi salah satu dari 900 peserta seleksi anggota FPU yang digelar Mabes Polri tahun lalu. Selama dua pekan, ia harus menjalani tes mulai dari kemampuan berbahasa Inggris, kesehatan jiwa, psikologi, komputer, menembak, kesamaptaaan jasmani, hingga mengemudi.

”Ada 900 anggota dari seluruh Indonesia ikut mendaftar. Namun, hanya 300 yang lolos dalam seleksi administrasi dan mengikuti seleksi lanjutan tingkat Mabes,” katanya, Siswanto, di Mapolres Klaten sebagaimana tertulis dalam rilis kepada Solopos.com, Jumat (12/1/2018).

“Saya bangga bisa menjadi bagian dari FPU,” sambung dia.

Kapolres Klaten, AKBP Juli Agung Pramono, mengatakan hanya 140 personel terbaik bangsa yang terpilih bergabung dalam United Nations African Mission In Dafur (UNAMID). Keikutsertaan Siswanto dalam kontingen itu menjadi kebanggaan karena merupakan kesempatan langka dan bergengsi.

“Tahun ini Polres Klaten ada tiga anggota yang masuk seleksi. Siswanto ini satu-satunya yang lolos dan menjadi duta Polres Klaten dan wakil Indonesia ke Sudan,” kata Agung.

Ia menambahkan personel FPU Indonesia sejak kontingen kesatu hingga sekarang menunjukkan profesionalitas, loyalitas, dan komitmen tinggi dalam menjalankan tugas mereka.

“Semoga bisa menjaga nama baik dan meningkatkan citra Indonesia dan kesatuan Polri sebagai kesatuan modern dan tepercaya,” harap Kapolres.

lowongan pekerjaan
SUMBER BARU BEJEKI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Haul dan Risalah Maulid Simtuddurar

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (09/01/2018). Esai ini karya Muhammad Dalhar, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret dan anggota Jemaah Ahbabul Musthofa. Alamat e-mail penulis adalah mbahdalhar7@gmail.com Solopos.com, SOLO–Haul Habib Ali kembali digelar….