Cawagub Partai Gerindra, PKB, PKS, dan PAN dalam pilkada atau Pilgub Jateng 2018, Ida Fauziah. (JIBI/Solopos/Antara/R. Rekotomo) Cawagub Partai Gerindra, PKB, PKS, dan PAN dalam pilkada atau Pilgub Jateng 2018, Ida Fauziah. (JIBI/Solopos/Antara/R. Rekotomo)
Jumat, 12 Januari 2018 14:50 WIB JIBI/Solopos/Antara Semarang Share :

PILKADA 2018
Mesin Politik PKB Jateng Digerakkan Dongkrak Elektabilitas Ida Fauziyah

Pilkada 2018 harus disongsong kader PKB dengan mendongkrak elektabilitas Ida Fauziyah yang diusung dalam Pilgub Jateng.

Solopos.com, SEMARANG — Seluruh kader dan jajaran kultural Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) diinstruksikan terus meningkatkan elektabilitas bakal calon wakil gubernur Ida Fauziyah, pendamping Sudirman Said dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) Jawa Tengah (Jateng) 2018.

“Saya telah menginstruksikan jajaran kultural partai agar elektabilitas Ida Fauziyah terus naik,” kata Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jateng Yusuf Chludori di Kota Semarang, Jateng, Rabu (10/1/2018).

Terkait dengan jaringan kultural, PKB akan masuk ke pondok-pondok pesantren yang tersebar di Jateng dan juga pengajian di masyarakat sebagai upaya memenangkan pasangan Sudirman Said-Ida Fauziyah yang berlaga dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jateng 2018. Gus Yusuf—sapaan akrab Yusuf Chludori—mengaku optimistis dengan berjalannya mesin politik PKB hingga ke tingkat ranting maka elektabilitas Ida Fauziyah—yang kerap pula dieja namanya sebagai Ida Fauziah itu—akan terus terangkat.

“Bu Ida ini bagian dari Jawa Tengah, suaminya adalah pejuang Nahdlatul Ulama di Jateng, tokoh NU juga,” ujarnya. Meskipun kelahiran Mojokerto, secara nasional Ida Fauziyah dikenal sebagai mantan Ketua Fatayat—organisasi perempuan Nahdlatul Ulama—dan anggota DPR dari PKB yang selama ini menyebut diri sebagai partai politik anak kandung NU.

[Baca juga Keluarga Maimoen Zubair Bantah Pecah]

Calon gubernur Sudirman Said dan calon wakil gubernur Ida Fauziyah pada pilkada atau tepatnya Pilgub Jateng 2018 diusung Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Pasangan ini juga didukung Partai Persatuan Pembangunan (PPP) pimpinan Djan Faridz dan Partai Bulan Bintang (PBB).

Bersama cagub Sudirman Said, Ida berjanji akan mewujudkan Jateng lebih bermartabat dalam berbagai bidang “Permasalahan perempuan, kemiskinan, perceraian, pernikahan anak, dan masih banyak isu lain yang butuh keseriusan di Jateng. Kini saatnya membangun Jateng lebih baik lagi,” katanya.

Ida Fauziyah sempat pula membantah pernyataan sejumlah pihak yang menyebutkan bahwa dirinya dicalonkan sebagai bakal cawagub mendampingi Sudirman Said secara mendadak. “Saya langsung mau ketika jabatan politik di posisi bakal calon wakil gubernur karena sosok Sudirman Said dan Gus Yusuf yang menawarkannya,” ujarnya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

lowongan pekerjaan
SUMBER BARU BEJEKI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Haul dan Risalah Maulid Simtuddurar

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (09/01/2018). Esai ini karya Muhammad Dalhar, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret dan anggota Jemaah Ahbabul Musthofa. Alamat e-mail penulis adalah mbahdalhar7@gmail.com Solopos.com, SOLO–Haul Habib Ali kembali digelar….