Warga berjalan di bawah spanduk bertuliskan "Selamat Menikmati Perjalanan Jeglongan Sewu Jl. Ngarak-Arak" di Jl. Ngarak-Arak, Kecamatan Grogol, Sukoharjo, Jumat (12/1/2018). (Istimewa/Tono) Warga berjalan di bawah spanduk bertuliskan "Selamat Menikmati Perjalanan Jeglongan Sewu Jl. Ngarak-Arak" di Jl. Ngarak-Arak, Kecamatan Grogol, Sukoharjo, Jumat (12/1/2018). (Istimewa/Tono)
Jumat, 12 Januari 2018 14:00 WIB Trianto Hery Suryono/JIBI/Solopos Sukoharjo Share :

INFRASTRUKTUR SUKOHARJO
Spanduk Jeglongan Sewu di Jl. Ngarak-Arak Sindir Jalan Rusak

Infrastruktur Sukoharjo, spanduk sindiran jalan rusak terpasang di Jl. Ngarak-Arak.

Solopos.com, SUKOHARJO — Sebuah spanduk bernada sindiran tentang kondisi jalan rusak terpasang di Jalan Ngarak-Arak, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo. Belum diketahui siapa yang memasang spanduk itu.

Pada Jumat (12/1/2018) spanduk berlatar belakang kuning dengan tulisan warna hijau dan merah masih terlihat di jalan kampung tersebut. Spanduk itu bertuliskan, “Selamat Menikmati Perjalanan Jeglongan Sewu Jl. Ngarak-Arak”.

“Tidak tahu siapa yang memasang, tahu-tahu sudah ada spanduk tersebut. Isi spanduk itu cukup menggelitik juga. Menyindir tetapi dengan kata-kata masih sopan. Pengguna jalan diminta menikmati saat melintas jalan sini [Ngarak-arak],” kata salah seorang warga, Sugito, 50, Jumat (12/1/2018).

Kondisi jalan banyak rusak dan berlubang sehingga menimbulkan becek setelah turun hujan. Dia menjelaskan perbaikan jalan sudah sering dilakukan oleh Pemkab Sukoharjo tetapi tetap ada kerusakan.

“Musim penghujan mengakibatkan aspal jalan mengelupas dan menjadi lubang. Lubang jalan seiring hujan belakangan ini bertambah banyak sehingga mungkin penulis spanduk mengindentikkan banyaknya lubang jalan menjadi sewu atau seribu,” beber dia.

Wawan, 25, pengendara sepeda motor yang melintas di jalan tersebut mengaku kurang nyaman melewati Jalan Ngarak-Arak.

“Butuh keterampilan berkendara agar tidak terjatuh. Ya mau memilih jalan yang mana? Wong tidak ada yang bisa dipilih, semua aspal berlubang. Ke depan jika ada perbaikan hendaknya aspal lebih kuat lagi agar tidak cepat rusak dan awet,” kata dia.

Camat Grogol, Bagas Windaryatno, menyatakan perbaikan jalan sudah dianggarkan di APBD Sukoharjo.

“Tahun ini [2018] sudah dianggarkan tinggal menunggu lelang saja. Namun sebelum dikerjakan apabila pihak desa memiliki dana bisa dilakukan penambalan lubang agar pengguna jalan nyaman,” kata dia.

Mantan Camat Tawangsari ini mengatakan perbaikan jalan akan dilakukan dengan sistem cor semen. “Jalan Ngarak-arak merupakan poros jalan yang menghubungkan beberapa desa seperti Desa Kadokan, Desa Pandeyan dan sebagainya sehingga menjadi jalan kabupaten dan kewenangan DPU. Jadi sudah dianggarkan dan menunggu waktu pengerjaannya saja,” tandasnya.

lowongan pekerjaan
PT.SEJATI CIPTA MEBEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Haul dan Risalah Maulid Simtuddurar

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (09/01/2018). Esai ini karya Muhammad Dalhar, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret dan anggota Jemaah Ahbabul Musthofa. Alamat e-mail penulis adalah mbahdalhar7@gmail.com Solopos.com, SOLO–Haul Habib Ali kembali digelar….