Sebanyak 88 tumpeng digelar di halaman Pasar Gede Solo dalam acara Kembul Agung Windu Welasan, Jumat (12/1/2018). (Bayu Jatmiko Adi/JIBI/Solopos) Sebanyak 88 tumpeng digelar di halaman Pasar Gede Solo dalam acara Kembul Agung Windu Welasan, Jumat (12/1/2018). (Bayu Jatmiko Adi/JIBI/Solopos)
Jumat, 12 Januari 2018 17:00 WIB Bayu Jatmiko Adi/JIBI/Solopos Solo Share :

88 Tumpeng Disajikan untuk Sambut HUT Pasar Gede Solo

Pedagang Pasar Gede Solo merayakan HUT ke-88 Pasar Gede.

Solopos.com, SOLO — Sebanyak 88 tumpeng dikirab untuk merayakan Hari Ulang Tahun ke-88 Pasar Gede Solo, Jumat (12/1/2018). Dalam perhelatan bertajuk Kembul Agung Windu Welayasan, Komunitas Paguyuban Pasar Gede (Komppag) juga mengadakan kembul agung, pasar murah buah naga, dan pertunjukan reog di pasar setempat.

Karsi, salah satu pedagang Pasar Gede, terlihat sibuk dengan nasi tumpeng di halaman Pasar Gede. Tangannya sibuk membagi tumpeng nasi kuning ke beberapa kertas pincuk. Nasi tumpeng yang telah dituang ke kertas pincuk kemudian dibagikan kepada warga pasar dan pengunjung. Sebagian tumpeng lainnya dibawa masuk ke dalam pasar, setelah acara doa bersama selesai.

Karsi yang sehari-harinya berjualan ayam goreng pun berharap ke depan Pasar Gede Solo menjadi pasar yang ramai pembeli. “Semoga lancar semuanya,” kata dia.

Koordinator Komppag, Wiharto, mengatakan kembul agung tersebut bermakna sebagai kegiatan makan bersama dalam satu nampan. Kata windu untuk menunjukkan waktu selama delapan tahun. Sedangkan makna welasan, Wiharto mengatakan kata itu selain merujuk pada arti perhitungan ke sebelas juga menunjukkan makna kemurahan hati.

Dari penyelenggaraan Kembul Agung Windu Welasan diharapkan warga pasar dapat menikmati segala kemurahan dari Sang Pencipta secara bersama. Kegiatan itu juga untuk menjauhkan diri dari keserakahan dan lebih mengarah pada rasa toleransi dalam bermasyarakat.

“Gagasan ini sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas segala rezeki dan berkah kebaikan yang datang lewat keberadaan Pasar Gede,” kata dia, Jumat. Dia dan para pedagang serta warga pasar lainnya pun berharap agar berkah tersebut senantiasa datang berkelanjutan.

Acara Kembul Agung Windu Welasan Pasar Gede juga dihadiri oleh Kepala Dinas Perdagangan, Subagiyo. Pada kesempatan tersebut dia juga menyampaikan harapannya agar pasar terus berkembang.

lowongan pekrjaan
Akuntansi, Administrasi,Marketing,Tehnisi ,Gudang/Driver, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Haul dan Risalah Maulid Simtuddurar

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (09/01/2018). Esai ini karya Muhammad Dalhar, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret dan anggota Jemaah Ahbabul Musthofa. Alamat e-mail penulis adalah mbahdalhar7@gmail.com Solopos.com, SOLO–Haul Habib Ali kembali digelar….