Ganjar Pranowo berbincang-bincang dengan K.H. Maimoen Zubaer alias Mbah Moen. (JIBI/Solopos/Antara/Wisnu Adhi N.) Ganjar Pranowo berbincang-bincang dengan K.H. Maimoen Zubaer alias Mbah Moen. (JIBI/Solopos/Antara/Wisnu Adhi N.)
Kamis, 11 Januari 2018 15:50 WIB JIBI/Solopos/Antara Semarang Share :

PILKADA 2018
Begini Wejangan Maimoen Zubair untuk Ganjar Pranowo

Pilkada 2018 membuat Ganjar Pranowo dan Taj Yasin yang maju Pilgub Jateng mendapat wejangan dari ulama karismatik K.H. Maimoen Zubair.

Solopos.com, REMBANG — Ulama karismatik K.H. Maimoen Zubair alias Mbah Moen memberikan wejangan kepada calon gubernur Ganjar Pranowo, pasangan calon wakil gubernur Taj Yasin Maimoen yang tak lain adalah putranya sendiri. Wejangan itu ia sampaikan tatkala pasangan Ganjar-Yasin berkunjung ke Pondok Pesantren Al-Anwar Sarang, Kabupaten Rembang, Selasa (9/1/2018) malam.

Maimoen Zubair yang kerap pula ditulis namanya dengan ejaan Maimun Zubair itu menyampaikan nasihat atau wejangan agar pasangan Ganjar-Yasin melanjutkan sekaligus menyempurnakan hal-hal yang baik dalam mengemban amanah masyarakat jika nanti terpilih menjadi gubernur dan wakil gubernur Jawa Tengah periode 2018-2023. “Lanjutkan mana yang baik, mana yang harus disempurnakan, mana kekurangan yang harus dibersihkan, pasti ada kekurangan karena manusia tidak ada yang tidak kurang,” kata Mbah Moen.

Dalam menghadapi berbagai fitnah dan kabar bohong alias hoaks yang dimungkinkan terjadi selama masa kampanye pilkada atau tepatnya Pilgub Jateng 2018, pasangan yang diusung PDIP, PPP, Partai Nasdem dan Partai Demokrat, serta didukung pula oleh Partai Golkar ini diminta Mbah Moen menyikapinya dengan baik. “Fitnah atau isu yang tidak benar itu harus ditolak, pasti akan ada isu ini sebab kampanye itu menarik massa, kadang-kadang berbuat sesuatu apapun, walau kadang itu salah. Itu sifatnya daripada manusia,” ujarnya.

Pada pilkada atau Pilgub Jateng 2018, Mbah Moen mendukung penuh salah seorang anaknya, yakni Gus Yasin, maju sebagai bakal calon wakil gubernur atas perintah PPP untuk mendampingi bakal cagub Ganjar Pranowo. Di sisi lain, putra lain K.H. Maemoen Zubair, yakni Ahmad Wafi Maimoen Zubair alias Gus Wafi, yang berlatar belakang PPP pimpinan ketua umum Djan Faridz justru diklaim mendukung pasangan Sudirman Said dan Ida Fauziah.

“Saya mendukung bukan karena Yasin anak saya, tapi karena harus ada kelanjutan pembangunan di Jateng, Yasin maju atau tidak mendampingi Ganjar Pranowo, hati saya tetap pada Pak Ganjar,” kata Maimoen Zubair yang kerap pula dieja namanya dengan Maimun Zubair.

Menanggapi pesan-pesan yang disampaikan langsung oleh Mbah Moen tersebut, Ganjar Pranowo bersama Gus Yasin mengaku akan menata hati terlebih dulu dengan amanah yang tidak mudah ini, apalagi dalam kontestasi politik ada yang membuat suka dan ada yang tidak suka. “Hal-hal tersebut harus dikelola dengan betul agar tidak menyakiti orang lain dan pesan itu menurut saya pesan kebangsaan yang luar biasa dalam kontestasi demokrasi yang liberal seperti ini,” ujarnya.

Saat melakukan kampanye mendatang, pasangan Ganjar-Yasin akan mengedepankan kompetisi politik yang berbasis program dan berbasis respon berdasarkan aspirasi masyarakat. “Kami mengkonfirmasi beberapa hal tadi, kalau ada fitnah atau hoaks harus dilawan dengan mengikuti cara-cara berdemokrasi yang baik,” katanya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

lowongan pekerjaan
Penerbit Ziyad Visi Media, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Haul dan Risalah Maulid Simtuddurar

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (09/01/2018). Esai ini karya Muhammad Dalhar, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret dan anggota Jemaah Ahbabul Musthofa. Alamat e-mail penulis adalah mbahdalhar7@gmail.com Solopos.com, SOLO–Haul Habib Ali kembali digelar….