James Franco. (People.com) James Franco. (People.com)
Kamis, 11 Januari 2018 12:30 WIB JIBI/Solopos.com/Antara Issue Share :

James Franco Komentari Tudingan Pelecehan Seksual

James Franco menyebut tuduhan soal pelecehan seksual tidak akurat.

Solopos.com, LOS ANGELES – Pemenang Golden Globe James Franco mengatakan tuduhan pelecehan seksual yang menerpanya di Twitter pekan ini tidak akurat. Meski begitu, Franco tetap membuka peluang untuk memperbaiki diri jika ada yang berasa tak berkenan terhadap sikapnya.

James Franco, dimintai komentar atas tuduhan itu saat tampil di The Late Show Stephen Colbert, Selasa (9/1/2018) waktu setempat. Tuduhan pelecehan seksual langsung muncul di lini masa Twitter beberapa menit setelah dia menerima penghargaan aktor komedi terbaik Golden Globe atas perannnya di The Disaster Artist.

Franco juga mendapat nominasi dalam penghargaan Screen Actors Guild pada 21 Januari mendatang untuk peran yang sama.

Tiga perempuan mencuitkan tuduhan pelecehan seksual yang dilakukan Franco, yang memakai pin Time’s Up sebagai bentuk dukungan pada korban pelecehan seksual. Sebagian kicauan itu belakangan dihapus.

Acara New York Times pekan ini di mana Franco dijadwalkan bicara soal The Disaster Artist yang dia produseri dan sutradarai sendiri juga dibatalkan. “Hal yang saya dengar ada di Twitter tidak akurat tapi saya betul-betul mendukung orang yang berani mengungkapkan soal pelecehan seksual karena mereka sulit mengatakan hal seperti itu untuk waktu lama,” kata Franco pada Colbert.

“Jadi jika saya telah melakukan hal yang salah, saya akan memperbaiknya. Harus,” katanya tanpa menjelaskan lebih lanjut.

Perwakilan Franco tidak merespons permintaan untuk komentar oleh Reuters, Rabu (10/11/2018).

Upacara penghargaan Golden Globe diwarnai lelucon dan pidato tentang skandal pelecehan seksual yang terjadi di Hollywood yang membuat lusinan pria dipecat dan dikeluarkan dari proyek-proyek kreatif.

lowongan pekerjaan
PT. BUMI AKSARA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Calon Tunggal dan Disfungsi Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (10/01/2018). Esai ini karya Isharyanto, dosen Hukum Tata Negara di Universitas Sebelas Maret Solo. Alamat e-mail penulis adalah isharyantoisharyanto8@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada 2018 ini 171 daerah provinsi/kabupaten/kota akan menyelenggarakan pemilihan kepala daerah secara serentak….