Proses evakuasi mayat perempuan dari sebuah sumur pertanian Dusun Glagah, Desa Glagah, Kamis (11/1/2018) pagi. (Uli Febriarni/JIBI/Harian Jogja) Proses evakuasi mayat perempuan dari sebuah sumur pertanian Dusun Glagah, Desa Glagah, Kamis (11/1/2018) pagi. (Uli Febriarni/JIBI/Harian Jogja)
Kamis, 11 Januari 2018 17:49 WIB Uli Febriarni/JIBI/Harian Jogja Kulon Progo Share :

Ini Identitas Perempuan yang Ditemukan Tewas dengan Luka Tusuk di Pipi

Korban merupakan warga Purworejo, Jawa Tengah

Solopos.com, KULONPROGO-Identitas perempuan yang ditemukan tewas dalam sebuah sumur pertanian Dusun Glagah, Desa Glagah, Kamis (11/1/2018) pagi terungkap.

Kasat Reskrim Polres Kulonprogo AKP Dicky Hermansyah mengungkapkan, korban bernama Sri Iswanti, 21, warga Kesambi, Loano, Purworejo, Jawa Tengah. Dari data kartu identitas, korban masih berstatus pelajar/mahasiswa. Namun, dari keteranganh polisi dan keluarga, korban bekerja sebagai pemandu lagu.

“Posisi kasus masih di Polsek Temon, tapi nanti akan dilimpahkan ke Polres Kulonprogo. Untuk saat ini Satreskrim tetap back up lidiknya. Hasil dari otopsi luar memang ada luka yang tidak wajar. Penyebab kematian belum diketahui
, jadi ada dugaan kematian tidak wajar,” ungkap dia, Kamis (11/2/2018) sore.

Sekadar informasi, mayat perempuan berambut pirang dan bertubuh sintal tersebut diduga merupakan korban pembunuhan. Pasalnya, ditemukan dua bekas tusukan di bagian pipi bagian kanan dan di rahang belakang samping kiri agak ke bawah.

Kadus Glagah, Suroto mengungkapkan, mayat itu ditemukan warga dalam kondisi mengambang dengan posisi terbalik di sumur sekitar sedalam sembilan meter. Ia mengaku sebelumnya telah mendapat laporan kecurigaan dari warga setempat.

Sebelum subuh ada mobil berhenti di dekat lokasi penemuan, tapi saat dicek lagi, mobil sudah tidak ada. Sementara, pada pagi harinya ditemukan ada mayat di dalam sumur.

“Warga melihat ada jejak kaki dan bekas benda terseret dari arah jalan menuju sumur. Lalu mereka mengeceknya dan menemukan mayat tersebut mengambang, posisi kaki mayat itu ada di atas, penemuan itu selanjutnya dilaporkan ke polisi,” lanjutnya.

Kapolsek Temon Kompol Setyo Heri menyatakan, mayat tersebut langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk diperiksa lebih lanjut. Polisi belum bisa memastikan dugaan pembunuhan yang muncul. Hanya saja ia membenarkan ditemukannya luka pada tubuh korban. “Informasi masih simpang siur mengenai identitas korban, masih kami dalami,” terangnya.

lowongan pekerjaan
PT.SEJATI CIPTA MEBEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Haul dan Risalah Maulid Simtuddurar

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (09/01/2018). Esai ini karya Muhammad Dalhar, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret dan anggota Jemaah Ahbabul Musthofa. Alamat e-mail penulis adalah mbahdalhar7@gmail.com Solopos.com, SOLO–Haul Habib Ali kembali digelar….