Farhat Abbas tiba untuk menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (26/4/2017).(JIBI/Solopos/Antara/Sigid Kurniawan)
Kamis, 11 Januari 2018 14:10 WIB JIBI/Solopos.com/Okezone Issue Share :

Farhat Abbas Sebut Pengeroyokannya Terkait Kasus Penipuan Vicky Prasetyo

Farhat Abbas menyebut pengeroyokannya lantaran membeberkan bukti-bukti penipuan yang telah dilakukan Vicky dan keluarganya.

Solopos.com, JAKARTA – Pengacara sensasional, Farhat Abbas, kembali membuat kehebohan. Mantan suami Nia Daniati itu mendadak muncul dengan pernyataan soal pengeroyokan yang diduga dilakukan Vicky Prasetyo.

Farhat Abbas menyebut pengeroyokannya lantaran membeberkan bukti-bukti penipuan yang telah dilakukan Vicky dan keluarganya. Pengakuan yang diungkap Farhat Abbas bukanlah tanpa alasan. Selain menjadi bintang tamu, ia diminta untuk membongkar penipuan-penipuan yang dilakukan Vicky, yang dimana sesuai dengan tema acara televisi tersebut, yakni “Korban Penipuan dan Bukti-Bukti Penipuan Vicky Prasetyo”.

Farhat Abbas pun menyebutkan kalau Vicky pernah melakukan penipuan penjualan rumah dengan memalsukan surat nikah. Perkara tersebut pun akan segera dilaporkannya kepada pihak kepolisian.

“Vicky menjual sebuah rumah di daerah Cibubur seharga 750 juta dengan menggunakan surat nikah palsu, kemudian tanda bukti sebesar 350 juta itu belum dilaporkan baru akan kita laporkan hari ini,” ungkap Farhat Abbas saat ditemui di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (10/1/2018).

Selain itu, ibunda Vicky pun sempat melakukan penggelapan berlian. Farhat juga menyebutkan kalau Vicky pernah menggelapkan mobil yang dimana uang senilai Rp1 Miliar diambil oleh mantan kekasih Zaskia Gotik tersebut.

“Kemudian ibunya Vicky menggelapkan berlian, saksi ada juga, Vivie saksinya. Saksi pernah melihat berlian tersebut dimana, harganya lebih dari 200 juta,” ucap Farhat.

“Kemudian Vicky mengambil dan menggelapkan mobil milik klien saya yang masih cicilan 26 juta perbulan sudah dibayar 26 kali mobilnya. Digadaikan oleh Vicky buktinya ada. Kemudian uang kurang lebih Rp1 Miliar diambil oleh Vicky itu yang membuat Vicky ketakutan pada saya,” paparnya.

Tak sampai disitu, ayah tiri Vicky yang bernama Choky pun telah dilaporkan karena melakukan pencurian sejumlah uang milik kliennya.

“Bapak tirinya vicky yang bernama Choky ini sudah dilaporkan mencuri uang klien saya di atm ada fotonya,” tutup bapak satu anak tersebut.

lowongan pekerjaan
SUMBER BARU BEJEKI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Calon Tunggal dan Disfungsi Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (10/01/2018). Esai ini karya Isharyanto, dosen Hukum Tata Negara di Universitas Sebelas Maret Solo. Alamat e-mail penulis adalah isharyantoisharyanto8@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada 2018 ini 171 daerah provinsi/kabupaten/kota akan menyelenggarakan pemilihan kepala daerah secara serentak….