Pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Madiun, Maidi dan Inda Raya, yang diusung lima partai politik berjalan kaki dengan diiringi rebana menuju ke KPU Kota Madiun, Rabu (10/1/2018) sekitar pukul 14.30 WIB. (Abdul Jalil/JIBI/Madiunpos.com) Pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Madiun, Maidi dan Inda Raya, yang diusung lima partai politik berjalan kaki dengan diiringi rebana menuju ke KPU Kota Madiun, Rabu (10/1/2018) sekitar pukul 14.30 WIB. (Abdul Jalil/JIBI/Madiunpos.com)
Rabu, 10 Januari 2018 18:05 WIB Abdul Jalil/JIBI/Madiunpos.com Madiun Share :

PILKADA MADIUN 2018
Didukung 5 Parpol, Maidi dan Inda Raya Optimistis Menang

Pilkada Madiun 2018, paslon Maidi dan Inda Raya mendaftarkan diri di KPU Kota Madiun.

Solopos.com, MADIUN — Pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Madiun, Maidi dan Inda Raya Ayu Miko Saputri atau Inda Raya, diusung lima partai politik dengan kekuatan 20 kursi. Dengan dukungan lima parpol itu, paslon ini optimistis dapat memenangkan kontestasi pada Pilkada Kota Madiun 2018.

“Kami diusung lima partai, yaitu PDIP, Demokrat, PKB, PAN, dan PPP. Kami akan berkoordinasi dengan partai mengenai strategi politik yang akan digunakan. Kami optimistis menang,” kata Maidi kepada wartawan di KPU Kota Madiun, Rabu (10/1/2018).

Maidi yang saat ini masih menjabat sebagai Sekda Kota Madiun itu menuturkan mengenai dua lawan paslon yang akan bertanding di pilkada nanti akan dihadapi secara fair. Dia menganggap seluruh lawan memiliki kemampuan yang tidak bisa dianggap remeh. Untuk itu, dirinya tetap menghargai kekuatan lawan.

Mengenai rekomendasi yang bisa turun ke tangannya, Maidi tidak menjawabnya secara spesifik. Maidi hanya mengatakan saat parpol membuka pendaftaran dirinya telah mendaftar dan mengikuti rangkaian seleksi di partai tersebut.

“Parpol membuka pendaftaran, kita mencoba. Semua tahapan kita lalui. Hari inilah jawabannya, ada lima parpol yang mengusung kita,” jelas dia.

Maidi menyampaikan salah satu permasalahan yang dihadapi Kota Madiun yaitu soal kemiskinan dan pendidikan. Dia berjanji akan memperbaiki perekonomian masyarakat dan menciptakan ekonomi produktif sehingga masyarakat bisa semakin sejahtera.

“Ekonomi produktif kita galakkan. Orang mengalami kesusahan jangan diberi nasi. Kalau nasinya habis akan kesusahan lagi. Tapi diberikan cara bagaimana memperoleh nasi,” jelas Maidi.

Sementara itu, Inda Raya menyampaikan optimistis akan menang dalam pertarungan merebut kursi AE 1 dan AE 2. Dirinya pun siap untuk bekerja sama untuk mewujudkan cita-cita bersama Maidi.

Dia mengaku tidak kaget atas penunjukan DPP terhadap dirinya untuk maju menjadi calon wakil wali kota. Inda menyampaikan sudah lama mempersiapkan diri untuk maju di pertarungan pilkada.

“Saya kan sudah lama terjun di dunia politik. Jadi saat membuka pendaftaran saya pun ikut dan mencalonkan diri,” kata dia.

lowongan pekerjaan
SUMBER BARU BEJEKI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Haul dan Risalah Maulid Simtuddurar

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (09/01/2018). Esai ini karya Muhammad Dalhar, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret dan anggota Jemaah Ahbabul Musthofa. Alamat e-mail penulis adalah mbahdalhar7@gmail.com Solopos.com, SOLO–Haul Habib Ali kembali digelar….