Nusron Wahid. (Nurul Hidayat/JIBI/Bisnis) Nusron Wahid. (Nurul Hidayat/JIBI/Bisnis)
Rabu, 10 Januari 2018 19:50 WIB JIBI/Solopos/Antara Semarang Share :

PILKADA 2018
DPP Partai Golkar Akhirnya Ikut Rekomendasikan Ganjar-Yasin

Pilkada atau tepatnya Pilgub Jateng 2018 akhirnya diikuti Partai Golkar dengan mendukung pasangan Ganjar Pranowo dan Taj Yasin alias Gus Yasin.

Solopos.com, SEMARANG — Dewan Pimpinan Pusat Partai Golongan Karya (DPP Partai Golkar) akhirnya menyerahkan surat keputusan rekomendasi pencalonan kepada pasangan calon gubernur Ganjar Pranowo dan wakil gubernur Taj Yasin Maimoen dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) Jawa Tengah 2018. penyerahan surat keputusan rekomendasi yang dilakukan Ketua Bidang Pemenangan Pemilu I DPP Partai Golkar Nusron Wahid kepada Ketua DPD PDIP Jateng Bambang Wuryanto di Kota Semarang, Rabu (10/1/2018).

Pasangan Ganjar Pranowo dan Taj Yasin itu sebelumnya telah didaftarkan Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Nasional Demokrat (Nasdem), serta Partai Demokrat ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jateng untuk mengikuti Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jateng. Belum ada kepastian partai berlambang pohon beringin itu bisa menyusul empat partai lain menjadi pengusung Ganjar-Yasin ataukah sekadar pendukung.

“Kami datang ke sini dalam rangka untuk menyusulkan syarat administrasi dukungan yang kurang lengkap kemarin akibat ada persoalan-persoalan teknis administratif,” kata Nusron Wahid.

Ia mengungkapkan keputusan Partai Golkar menjadi salah satu partai politik pengusung pasangan Ganjar-Yasin pada pilkada atau tepatnya Pilgub Jateng 2018 itu sebagai bentuk apresiasi atas kinerja Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. “Kita tahu kinerja pemerintah provinsi di bawah kepemimpinan Ganjar Pranowo mengalami peningkatan kemajuan yang signifikan, apalagi Pak Ganjar sudah berpengalaman, sudah punya karya di Jateng” ujarnya.

Nusron Wahid menjelaskan, Partai Golkar merupakan partai yang mengedepankan karya dan kekaryaan, termasuk menghargai karya serta kinerja Ganjar Pranowo. “Kita menghargai hasil karya dari Ganjar Pranowo, sementara yang lain masih mencoba-coba dan meraba-raba. Kalau ditanya tentang kesempurnaan pasti tidak ada yang sempurna dalam memimpin, tapi relatif jauh lebih baik dibandingkan dengan masa-masa sebelumnya,” katanya.

Sebagai upaya memenangkan pasangan Ganjar-Yasin pada pilkada atau Pilgub Jateng 2018, Partai Golkar akan menggerakkan semua jaringan politiknya di provinsi ini. Ia menyebutkan Partai Golkar saat ini memiliki 206 orang anggota DPRD tingkat kabupaten dan kota di Jateng, 10 anggota DPRD Jateng, 11 anggota DPR, lima bupati dan tiga wakil bupati di Provinsi Jawa Tengah.

Menurut Nusron, hal tersebut menjadi modal politik yang akan digerakkan Partai Golkar untuk memengaruhi masyarakat supaya memilih pasangan Ganjar-Yasin. “Pilkada ini memilih orang, bukan memilih partai. Kamu jualan lambang apapun kalau orangnya jelek mau apa? Dimana-mana ketokohan seseorang itu jauh lebih penting, tapi tokoh saja tanpa mesin partai ya tidak bisa,” katanya, menegaskan.

Nusron optimistis dengan dukungan PDIP, Partai Golkar, PPP, Partai Demokrat, Partai Nasdem, figur Ganjar Pranowo, ditambah mesin politik, maka pasangan Ganjar-Yasin akan memenangi pilkada atau Pilgub Jateng 2018. “Apalagi wakilnya Gus Yasin, putra Mbah Maimoen [K.H. Maimun Zubair], yang punya aura tersendiri sehingga bisa saling melengkapi, yang satu nasionalis religius, yang satu sangat religius, apalagi kita tahu Mbah Moen itu punya alumni Ponpes Sarang yang sangat militan,” katanya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

lowongan pekerjaan
PT. BUMI AKSARA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Haul dan Risalah Maulid Simtuddurar

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (09/01/2018). Esai ini karya Muhammad Dalhar, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret dan anggota Jemaah Ahbabul Musthofa. Alamat e-mail penulis adalah mbahdalhar7@gmail.com Solopos.com, SOLO–Haul Habib Ali kembali digelar….