Siswa berada di dekat pagar bambu yang membatasi halaman belakang sekolah dengan talut ambrol di SD Kanisius Pelemdukuh, Desa Purwosari, Kecamatan Girimulyo, Selasa (9/1/2018). (Harian Jogja/Uli Febriarni) Siswa berada di dekat pagar bambu yang membatasi halaman belakang sekolah dengan talut ambrol di SD Kanisius Pelemdukuh, Desa Purwosari, Kecamatan Girimulyo, Selasa (9/1/2018). (Harian Jogja/Uli Febriarni)
Rabu, 10 Januari 2018 13:20 WIB Uli Febriarni/JIBI/Harian Jogja Kulon Progo Share :

Pemkab Kulonprogo Sudah Tinjau Sekolah Terdampak Bencana Alam

Setidaknya ada tiga sekolah dasar terdampak yang ditinjau

Solopos.com, KULONPROGO-Pemerintah Kabupaten Kulonprogo telah melakukan peninjauan sejumlah sekolah yang terdampak bencana alam.

Kepala Disdikpora Kulonprogo Sumarsana menjelaskan Pemkab Kulonprogo sudah mengunjungi beberapa lokasi di antaranya SD Kanisius Pelemdukuh, SDN Kokap, dan SDN 2 Sukomoyo. “Khusus untuk sekolah-sekolah ini, Disdikpora Kulonprogo telah mengusulkan anggaran pembangunan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah [APBD] Kulonprogo 2018,” ujar dia, Selasa (9/1/2018).

Baca juga : Talut Belakang Sekolah Longsor, Keselamatan Siswa Dikhawatirkan

Ia memaparkan, alokasi anggaran bagi SD Kanisius Pelemdukuh bukan untuk relokasi, melainkan untuk membangun talut yang saat ini hancur total akibat longsor. Untuk SD N 2 Sukomoyo, Pemkab Kulonprogo mengalokasikan dana untuk memperbaiki talut yang rusak, di dekat halaman sekolah.

“Namun, pembangunan masih memerlukan tahap kajian lebih lanjut, termasuk konsultasi teknis,” ujar dia.

lowongan pekerjaan
PT.SEJATI CIPTA MEBEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Haul dan Risalah Maulid Simtuddurar

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (09/01/2018). Esai ini karya Muhammad Dalhar, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret dan anggota Jemaah Ahbabul Musthofa. Alamat e-mail penulis adalah mbahdalhar7@gmail.com Solopos.com, SOLO–Haul Habib Ali kembali digelar….