Bocah-Bocah Lip-sync lagu dangdut (Youtube) Bocah-Bocah Lip-sync lagu dangdut (Youtube)
Rabu, 10 Januari 2018 14:30 WIB Muhammad Rizal Fikri/JIBI/Solopos.com Issue Share :

Mengguncang Dunia! Lip-Sync Lagu Dangdut, Bocah-Bocah Ini Viral

Video lip-sync itu mengundang kekaguman dari warganet.

Solopos.com, SOLO – Aksi bocah berjoget dan menyanyi dangdut secara lip-sync belum lama ini viral di Instagram. Bocah tersebut menyanyikan lagu berjudul Pangeran Dangdut yang dipopulerkan almarhum Abiem Ngesti di tahun 1990-an.

Video aksi lip-sync itu diduga pertama kali viral melalui unggahan pengguna akun Instagram @undercover.id. Diunggah sejak Senin (8/1/2018), video tersebut sudah ditonton lebih dari 47.000 pada Rabu (10/1/2017).

Meski demikian, berdasarkan penelusuran Solopos.com, Rabu siang pukul 12.00 Wib, video tersebut diunggah pertama kali di Youtube oleh pengguna akun Agussalim 17. Video tersebut diberi judul Pangeran Dangdut Bontobila, diunggah pada Rabu 15 November 2017.

Tidak dijelaskan lokasi pengambilan video, namun dilihat dari judulnya, kata Bontobila bisa merujuk ke suatu daerah. Bontobila merupakan nama dusun di Desa Julubori, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Diduga anak-anak dalam video lip-sync itu berasal dari daerah tersebut.

Dalam video tersebut ada lima bocah laki-laki. Di posisi vokalis ada Dani, gitar diisi oleh Asdar dan Harun. Pemain seruling bernama Wandi, sedangkan paling belakang pemain piano diisi oleh Wahid. Meski lip-sync, bocah-bocah tersebut tampak sangat mendalami perannya. Mereka memainkan bagian masing-masing dengan rapi. Dani si vokali pun tampak hapal lirik lagu serta cocok saat berekspresi.

Dalam video tersebut bocah-bocah itu “konser”  di tanah lapang dengan latar belakang tanah belakang tanah berbukit. Mikrofon dan gitar dibuat dari daun kering, seruling dari dahan pohon, serta piano digantikan oleh kursi kayu.

Video lip-sync itu mengundang kekaguman dari warganet. Ada yang menganggap lucu dan ada yang mengomentari ekspresi para bocah, khususnya bocah paling kecil yang pura-pura memainkan piano.

“Lebih menyenangkan melihat mereka daripada melihat anak-anak sibuk sama gadget,” tulis @resareiza.

“Yang belakang main piano paling mantap,” tulis @davitt94.

“Pemain pianonya paling keren,” tulis @kirana,marisa.

“Perhatiin yang main piano, sangat mengguncang dunia,” tulis @swindiartini.

“Haha, suka sama yang main piano, kayaknya meresapi peran banget,” tulis @masnoer2905.

lowongan pekerjaan
Penerbit Ziyad Visi Media, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Haul dan Risalah Maulid Simtuddurar

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (09/01/2018). Esai ini karya Muhammad Dalhar, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret dan anggota Jemaah Ahbabul Musthofa. Alamat e-mail penulis adalah mbahdalhar7@gmail.com Solopos.com, SOLO–Haul Habib Ali kembali digelar….