Suasana lokasi kecelakaan di Jl. Abdul Rahman, Kelurahan Manyaran, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang, Jateng, Rabu (10/1/2018). (Facebook.com-?Mux Sand?) Suasana lokasi kecelakaan di Jl. Abdul Rahman, Kelurahan Manyaran, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang, Jateng, Rabu (10/1/2018). (Facebook.com-?Mux Sand?)
Rabu, 10 Januari 2018 20:50 WIB R. Wibisono/JIBI/Semarangpos.com Semarang Share :

KECELAKAAN SEMARANG
Polisi Pastikan Tabrakan Maut di Manyaran Telan 2 Nyawa

Kecelakaan di kawasan Manyaran, Kota Semarang dipastikan menelan dua korban jiwa.

Solopos.com, SEMARANG – Kecelakaan maut di Jl. Abdul Rahman Saleh, Kelurahan Manyaran, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng), Rabu (10/1/2018) sekitar pukul 16.00 WiB, dipastikan menelan dua korban jiwa. Kecelakaan itu melibatkan truk berpelat nomor L 9967 UQ yang menabrak warung dan sejumlah kendaraan di Jl. Abdul Rahman Saleh.

Sebelumnya, anggota Polsek Semarang Barat Mulyono dan anggota Unit Lakalantas Polrestabes Semarang Iwan menjelaskan tabrakan maut itu menelan satu korban jiwa. Namun, Panit Lakalantas Polrestabes Semarang Ipda Sujid memastikan ada dua korban jiwa pada kecelakaan maut di wilayah Semarang Barat itu.

[Baca juga Truk Tabrak Warung dan Mobil di Manyaran, 1 Tewas]

Ia memaparkan para korban tewas itu merupakan warga yang berada di tepi jalan serta di dalam warung kala kecelakaan terjadi. Sujid menjelaskan pengemudi truk berpelat nomor L967 UQ diduiga tak sangup menguasai truk yang ia kemudikan kala melintasi jalan menurun.

Menurutnya, truk yang memuat plastik gulung yang biasa digunakan untuk spanduk berbahan baku vinil atau MMT (methylcyclopentadienyl Manganese tricarbony) itu juga diduga mengalami masalah pada sistem pengereman. “Pengemudi truk bernomor polisi L 9976 UQ diduga tidak menguasai jalan menurun,” katanya seperti dikutip dari Kantor Berita Antara.

Sementara itu, Juru bicara Basarnas Kantor SAR Semarang Zulhawary mengatakan dua korban tewas merupakan pelajar SMP 19 Kota Semarang, Risda, 15, dan Sulistyowati, 48, seorang penjual minuman yang tak jauh dari jalan menurun yang menyebabkan kecelakaan di wilayah Semarang Barat itu. Par korban kecelakaan maut itu kemudian dievakuasi petugas gabungan dari kepolisian dan Basarnas Kantor SAR Semarang. (Ginanjar Saputra/JIBI/Semarangpos.com)

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

lowongan pekerjaan
Penerbit Ziyad Visi Media, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Calon Tunggal dan Disfungsi Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (10/01/2018). Esai ini karya Isharyanto, dosen Hukum Tata Negara di Universitas Sebelas Maret Solo. Alamat e-mail penulis adalah isharyantoisharyanto8@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada 2018 ini 171 daerah provinsi/kabupaten/kota akan menyelenggarakan pemilihan kepala daerah secara serentak….