Tembok TPU Bonoloyo Kadipiro roboh pada Rabu (10/1/2018) sore. (Istimewa/Budi Indarto) Tembok TPU Bonoloyo Kadipiro roboh pada Rabu (10/1/2018) sore. (Istimewa/Budi Indarto)
Rabu, 10 Januari 2018 20:35 WIB Irawan Sapto Adhi/JIBI/Solopos Solo Share :

INFRASTRUKTUR SOLO
Tembok TPU Bonoloyo Roboh, Anggota DPRD Salahkan Kontraktor

Anggota DPRD Solo menyalahkan kontraktor atas robohnya tembok TPU Bonoloyo.

Solopos.com, SOLO — Pagar sisi barat Tempat Permakaman Umum (TPU) Bonoloyo, Kadipiro, Banjarsari, Solo, roboh sepanjang kurang lebih12 meter pada Rabu (10/1/2018) sekitar pukul 16.15 WIB.

Ketua Komisi II DPRD Solo, Y.F. Sukasno, langsung meninjau ke lokasi setelah menerima kabar dari warga setempat. Menurut keterangan warga yang tinggal di dekat TPU Bonoloyo, tembok TPU yang baru saja selesai dibangun tersebut tiba-tiba saja roboh saat hujan.

Kepada Sukasno, warga memastikan saat tembok roboh, tidak sedang ada angin kencang. Warga menduga tembok roboh karena bagian fondasinya tergerus air mengingat tembok itu bersebelahan dengan selokan atau parit.

Sukasno mengatakan tembok TPU Bonoloyo masih menjadi tanggung jawab kontraktor pembangunan tembok tersebut. Dia meminta Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperum KPP) Solo segera memanggil kontraktor proyek sekaligus konsultan perencana dan konsultan pengawas pembangunan tembok TPU Bonoloyo guna melakukan evaluasi.

Baca:

Belasan Kios Kijing TPU Bonoloyo Dibongkar

BPCB Kaji Bangunan Gapura Bonoloyo

Sukasno menuturkan Komisi II DPRD Solo sejak awal sudah menaruh perhatian terhadap pelaksanaan proyek pembangunan tembok itu. Komisi II melihat ada masalah dalam pembangunan tembok itu.

“Sejak awal Komisi II sudah menaruh perhatian terhadap proyek ini. Bahkan oleh Dinas [Disperum KPP] diberi tambahan waktu sampai 41 hari karena tersendat. Hingga tanggal yang ditetapkan, proyek tidak rampung. Kontraktor tetap harus bertanggung jawab. Tapi harus ada evaluasi menyeluruh terhadap proyek pagar TPU Bonoloyo secara keseluruhan,” jelas Sukasno kepada Solopos.com, Rabu malam.

Sementara itu, salah seorang warga Kampung Gebang RTB004/RW 023 Kelurahan Kadipiro, Budi Indarto, 52, mengatakan bagian tembok TPU yang roboh berada di wilayah RT 004/RW 017 Kelurahan Kadipiro. Dia tidak mengetahui secara pasti penyebab tembok itu roboh.

Budi hanya berharap tembok bisa segera dibetulkan agar kembali rapi. Dia juga meminta Pemkot memastikan kondisi tembok di bagian lain TPU itu. Bagian tembok yang rapuh mesti segera dibenahi.

lowongan pekerjaan
PT.SEJATI CIPTA MEBEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Haul dan Risalah Maulid Simtuddurar

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (09/01/2018). Esai ini karya Muhammad Dalhar, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret dan anggota Jemaah Ahbabul Musthofa. Alamat e-mail penulis adalah mbahdalhar7@gmail.com Solopos.com, SOLO–Haul Habib Ali kembali digelar….