Ge Pamungkas (Instagram @gepamungkas) Ge Pamungkas (Instagram @gepamungkas)
Rabu, 10 Januari 2018 13:45 WIB JIBI/Solopos.com/Okezone Issue Share :

Acho Jelaskan Maksud Materi Stand Up Comedy Ge Pamungkas

Acho memastikan bahwa Joshua dan Ge Pamungkas tidak bermaksud melecehkan agama Islam.

Solopos.com, JAKARTA – Ge Pamungkas dan Joshua Suherman dinilai publik telah melecehkan agama Islam melalui materi stand up comedy yang disampaikan baru-baru ini. Joshua bahkan telah resmi dilaporkan ke Bareskrim Mabes Polri oleh Forum Umat Islam Bersama (FUIB) pada Selasa, 9 Januari 2018.

Hal tersebut membuat Muhadkly Acho angkat bicara. Komika berusia 34 tahun itupun menjelaskan maksud dari materi kedua rekannya tersebut.

Ditemui di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Acho memastikan bahwa Joshua dan Ge Pamungkas tidak bermaksud melecehkan agama Islam. Persoalan agama dinilai Acho bukan menjadi inti dari materi yang disampaikan dua komika muda itu saat berada di atas panggung.

“Kita perform di acara itu. Jadi kita tahu persis utuh materinya seperti apa. Jadi kita yakin tidak ada unsur melecehkan, mendeskreditkan ayat atau apapun, enggak. Karena yang dikritik orang-orang yang tidak aku memperbaiki dirinya tapi bersandar kepada ayat-ayat itu,” jelas Acho.

Acho berusaha menjelaskan inti dari kalimat yang ingin disampaikan Ge Pamungkas dan Joshua Suherman. Meskipun menggunakan tema berbeda, keduanya dinilai tidak berlandaskan pada tujuan untuk melecehkan agama Islam.

Untuk memberikan warna dalam materi yang disampaikan, Ge Pamungkas disebut menggunakan perumpamaan yang cocok dan tidak menyinggung salah satu pihak.

“Kayak misalnya “kenapa kamu enggak nyari kerja. Ya sudah kan rezeki dari Allah,” itu kan enggak bisa. Memang rezeki dari Allah enggak salah tapi kita kan tetap harus cari kerja. Poinnya Ge itu,” kata Acho.

“Cuma Ge pakai studi kasusnya banjir. Kalau bisa banjir kan karena buang sampah atau segala macam. Jangan cuma bisa bilang ini karena lagi diuji dari Tuhan. Poin itu yang ingin disampaikan,” tambahnya.

Sementara itu, Ge Pamungkas telah memberikan klarifikasi terkait tuduhan agama yang diberikan kepadanya. Komika asal Bandung, Jawa Barat itu memastikan tak ada maksud untuk melecehkan agama dan bersedia dimintai keterangan secara rinci untuk menghilangkan kesalahpahaman.

lowongan pekerjaan
PT. BUMI AKSARA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Calon Tunggal dan Disfungsi Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (10/01/2018). Esai ini karya Isharyanto, dosen Hukum Tata Negara di Universitas Sebelas Maret Solo. Alamat e-mail penulis adalah isharyantoisharyanto8@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada 2018 ini 171 daerah provinsi/kabupaten/kota akan menyelenggarakan pemilihan kepala daerah secara serentak….