Djoko Setijono dan Suprapto yang diusung PKB dan PDIP berziarah di Makam Kuncen di Kecamatan Mejayan, Selasa (9/1/2018). (Abdul Jalil/JIBI/Madiunpos.com) Djoko Setijono dan Suprapto yang diusung PKB dan PDIP berziarah di Makam Kuncen di Kecamatan Mejayan, Selasa (9/1/2018). (Abdul Jalil/JIBI/Madiunpos.com)
Selasa, 9 Januari 2018 21:05 WIB Abdul Jalil/JIBI/Madiunpos.com Madiun Share :

PILKADA 2018
Sebelum Mendaftar ke KPU Kabupaten Madiun, Djoko dan Suprapto Berziarah di Makam Kuncen

Pilkada 2018, pasangan calon bupati dan wakil bupati Madiun dari koalisi PKB dan PDIP berziarah ke Makam Kuncen.

Solopos.com, MADIUN — Pasangan calon bupati dan wakil bupati Madiun yang diusung PKB dan PDIP, Djoko Setijono dan Suprapto, berziarah ke Makam Ki Ageng Anong Bestari di Dusun Kauman, Desa Sidodadi, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, Selasa (9/1/2018) pagi.

Pasangan calon ini berziarah di Makam Kuncen sebelum mendaftar ikut ajang Pilkada Kabupaten Madiun 2018. Pasangan calon yang menamai diri sebagai Djosto (Djoko dan Suprapto) ini berziarah ke makam bupati Madiun pertama.

Mereka berziarah di makan kuno tersebut dengan membaca tahlil di makam bupati dan adipati Madiun. Setelah itu, mereka berziarah di makam Ki Ageng Panembahan Ronggo Djoemono, Raden Bagus Petak, Adipati Martoloyo, Kyai Irodukromo, dan Pangeran Tumenggung Blitar Tumapel. 

Baca:

Ahmad Dawami-Hari Wuryanto Pasangan Calon Pertama Mendaftar di KPU Kabupaten Madiun

Ketua DPRD Kabupaten Madiun Ramaikan Bursa Cabup Madiun Diusung PKB-PDIP

Setelah itu, ziarah dilanjutkan di makam Ki Ageng Anom Bestari. Djoko Setijono mengatakan ziarah makam leluhur tersebut untuk menghormati dan mendoakan supaya para pemimpin Kabupaten Madiun mendapatkan tempat yang baik di sisi Allah. Selain itu, dia berdoa supaya perjuangannya mendapatkan kelancaran dan kekuatan lahir batin sehingga bisa menang dalam Pilkada 2018.

“Kami berdoa agar perjuangan kami juga mendapat spirit dari para pendahulu kita,” kata dia.

Setelah deklarasi di Makam Kuncen, pasangan ini melanjutkan berziarah ke makam Kyai Ageng Basyariyah di kompleks Makam Sewulan. Ketua DPC PKB Kabupaten Madiun, Muhtarom, mengatakan kegiatan ziarah ini merupakan bentuk penghormatan kader-kader penerus terhadap pemimpin Madiun terdahulu.

“Ini merupakan bentuk penghormatan dan minta berkahnya beliau-beliau selaku generasi penerus,” jelas Bupati Madiun ini.

Muhtarom berharap Djosto memperoleh suara lebih dari 50% saat Pilkada nanti. Hal itu didasarkan pada pengalaman dirinya yang mendapatkan suara lebih dari 50% selama dua kali pilkada.

“Targetnya semaksimal mungkin. Kalau saya dua kali pengalaman di atas 50%. Ini paling tidak di atas pengalaman saya kemarin. Ini gerbong besar dan punya basis pemilih yang rill,” kata dia.

Djosto didukung dua partai yaitu PKB dan PDIP. Djoko Setijono merupakan kader PKB yang saat ini menjabat sebagai ketua DPRD Kabupaten Madiun.

Sedangkan Suprapto merupakan kader PDIP dan saat ini juga anggota DPRD setempat. Koalisi dua partai ini memiliki kekuatan 21 kursi yaitu 13 kursi PKB dan 8 kursi PDIP.

lowongan pekerjaan
PT.SEJATI CIPTA MEBEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Haul dan Risalah Maulid Simtuddurar

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (09/01/2018). Esai ini karya Muhammad Dalhar, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret dan anggota Jemaah Ahbabul Musthofa. Alamat e-mail penulis adalah mbahdalhar7@gmail.com Solopos.com, SOLO–Haul Habib Ali kembali digelar….