Polisi bersenjata api berjaga di Kantor KPU Jateng, Kota Semarang, Senin (8/1/2018). (JIBI/Solopos/Antara/R. Rekotomo) Polisi bersenjata api berjaga di Kantor KPU Jateng, Kota Semarang, Senin (8/1/2018). (JIBI/Solopos/Antara/R. Rekotomo)
Selasa, 9 Januari 2018 23:50 WIB JIBI/Solopos/Antara Semarang Share :

PILKADA 2018
Kapolda Jenguk Anak Buah di Kantor KPU Jateng

Pilkada serentak 2018 di Jateng dijaga ketat aparat kepolisian, Kapolda Condro Kirono bahkan mengecek langsung pengamanan Kantor KPU Jateng.

Solopos.com, SEMARANG — Kendati tak tampak berperan aktif sejak awal tahap pemilihan umum kepala daerah (pilkada) serentak 2018, polisi mendadak menjaga ketat Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Tengah di Jl. Veteran, Kota Semarang, Jateng pada tahap pendaftaran peserta. Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol. Condro Kirono, Selasa (9/1/2018), bahkan mengecek langsung kesiapan anak buahnya mengamankan di kantor lembaga penyelenggara pemilu itu.

Sebelumnya, Jumat (5/1/2018), Kapolda Condro Kirono telah memamerkan jajarannya yang hendak ditugaskan menjalankan Operasi Mantap Praja Candi 2018 di Kota Semarang, Jateng. Kendati mereka sebelumnya tak tampak berpartisipasi menyiapkan pelaksanaan pilkada 2018, namun Condro berani  memberi peringatan kepada lembaga-lembaga pelaksana pemilu di Jateng yang telah bekerja lebih dini agar mengantisipasi keberatan yang disampaikan pasangan calon ataupun partai pengusung mereka.

[Baca juga Begini Unjuk Kesiapan Polda Jateng Jaga Pilgub, Pilbup, dan Pilwakot]

Saat mendatangi Kantor KPU Jateng, Kapolda Condro Kirono memaparkan ada sekitar 150 personel di dalam maupun luar Kantor KPU yang telah ia siapkan. Kepada personel kepolisian yang bertugas itu, Kapolda meminta pengamanan dilakukan di titik-titik rawan di sekitat kantor penyelenggara pemilu tersebut. “Tidak hanya di Kantor KPU. Lakukan pengamanan mobile di sekitar KPU,” katanya.

Masih dengan anggapan bahwa pelaksanaan pemilu baru dimulai dari pendaftaran peserta, Condro Kirono sebagaimana dipublikasikan Kantor Berita Antara menmgatakan bahwa pengamanan Kantor KPU dilakukan selama tahapan pilkada hingga penetapan pemenang. Seluruh jenis pemilu di Indonesia mestinya diawali dengan pendataan calon pemilih.

Lebih lanjut, Condro menyatakan pengamanan bukan hanya dilakukan polisi di Kantor KPU, namun juga Kantor Bawaslu Jateng. Sementara itu, Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol. Agus Triatmaja secara terpisah mengatakan penjagaan sudah dilakukan polisi di kantor-kantor lembaga penyelenggara pemilu sejak sehari sebelum jadwal pendaftaran peserta pilkada serentak 2018.

Berbeda dengan klaim Kapolda Condro Kirono yang dipublikasikan Antara, Agus Triatmaja menyatakan bahwa KPU Jateng disiagakan sekitar 60 personel. Meski demikian, diakuinya, jumlah personel masih mungkin ditambah melihat kebutuhan situasi. “Personel yang disiapkan ini tidak hanya untuk KPU, tapi juga Kantor Bawaslu,” terangnya.

Selain personel, kepolisian juga menyiagakan kendaraan taktis, termasuk mobil water cannon, di depan Kantor KPU Jateng. Dengan penjaga semacam itu, ia mengharapkan pelaksanaan pendaftaran calon yang merupakan bagian dari tahapan pilkada serentak 2018 dapat berjalan lancar.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

lowongan pekerjaan
Penerbit Ziyad Visi Media, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Haul dan Risalah Maulid Simtuddurar

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (09/01/2018). Esai ini karya Muhammad Dalhar, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret dan anggota Jemaah Ahbabul Musthofa. Alamat e-mail penulis adalah mbahdalhar7@gmail.com Solopos.com, SOLO–Haul Habib Ali kembali digelar….