Manchester City (JIBI/REUTERS/Darren Staples)
Selasa, 9 Januari 2018 09:10 WIB Hanifah Kusumastuti/JIBI/Solopos Inggris Share :

PIALA LIGA INGGRIS
Manchester City Mengejar Nama Besar

Piala Liga Inggris diikuti oleh Manchester City.

Solopos.com, MANCHESTER — Manajer Manchester City, Josep “Pep” Guardiola, merasa timnya belum apa-apa jika dibandingkan dua klub yang memiliki nama besar di Inggris, Manchester United dan Liverpool.

City memang tak memiliki sejarah sebesar United dan Liverpool dalam memenangi gelar sepak bola di Negeri Ratu Elizabeth II. Di liga tertinggi misalnya, City hanya mengantongi empat titel. Sementara United dan Liverpool masing-masing mengoleksi 20 gelar dan 18 gelar di Liga Premier/Division One.

Nah, untuk mengejar nama besar United dan Liverpool itu, Guardiola menyarankan agar City memenangi banyak trofi. Musim ini, salah satu dari empat gelar yang berpeluang diperoleh The Citizens, julukan City, yakni Piala Liga (Carabao Cup).

City semakin dekat menjuarai Piala Liga Inggris setelah Raheem Sterling dkk. memastikan lolos ke semifinal dengan menyingkirkan Leicester City lewat adu penalti 1-1 (4-3), Desember silam. Mereka digadang-gadang bakal dengan mudah melaju ke babak pamungkas karena “hanya” perlu melangkahi tim Championship, Bristol City, pada semifinal. City akan menjadi tuan rumah pada leg pertama semifinal di Etihad, Manchester, Rabu (10/1/2018) pukul 02.45 WIB.

“Sangat penting, juara membantu untuk mendapatkan juara lain. Untuk menjadi tim besar seperti United atau Liverpool, Anda harus juara. Performa impresif memang perlu, namun Anda juga harus mengangkat beberapa gelar,” ujar Guardiola, seperti dilansir Telegraph.co.uk, Senin (8/1/2018).

City tentu tidak mau bernasib sama dengan tetangga mereka, Manchester United, yang disingkirkan Bristol dari Piala Liga Inggris saat babak perempatfinal lalu. Oleh karena itu, Guardiola diprediksi tidak akan melakukan rotasi besaran seperti pada babak sebelumnya. David Silva, Kevin De Bruyne, hingga Raheem Sterling kemungkinan besar akan dipasang sebagai starter.

Tapi, khusus pos penjaga gawang, Guardiola tetap mempertahankan Claudio Bravo yang tampil brilian dalam tiga laga sebelumnya di turnamen ini. Bravo menjadi kunci kemenangan City pada adu penalti melawan Leicester dan Walverhampton Wanderers.

Sementara itu, Pelatih Bristol, Lee Johnson, memuji permainan pasukan Guardiola setinggi langit sebelum lawatan ke Etihad. “Saya pikir mereka tim Inggris terbaik yang pernah saya lihat. Ada beberapa tim bagus sebelumnya, seperti Manchester United di era Sir Alex Ferguson bersama Class of 92 dan sebelumnya ada Liverpool. Namun saya pikir mereka [City era Guardiola] salah satu tim terbaik dalam sejarah di Inggris,” ujar Johnson, seperti dilansir Skysports.com.

lowongan pekerjaan
Penerbit Ziyad Visi Media, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Haul dan Risalah Maulid Simtuddurar

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (09/01/2018). Esai ini karya Muhammad Dalhar, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret dan anggota Jemaah Ahbabul Musthofa. Alamat e-mail penulis adalah mbahdalhar7@gmail.com Solopos.com, SOLO–Haul Habib Ali kembali digelar….