Ilustrasi penumpang kereta api. (JIBI/Solopos/Dok.) Ilustrasi penumpang kereta api. (JIBI/Solopos/Dok.)
Selasa, 9 Januari 2018 02:50 WIB Alif Nazzala Rizqi/JIBI/Bisnis Semarang Share :

NATAL DAN TAHUN BARU
Selama Libur Nataru, Penumpang Kereta di Pantura Capai 360.000 Orang

Natal 2017 dan Tahun Baru 2018, musim liburnya diwarnai lonjakan penumpang kereta api yang cukup signifikan di wilayah Pantura atau daerah operasi PT KAI Daops IV.

Solopos.com, SEMARANG – Selama 17 hari menggelar masa satuan tugas (Satgas) Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 (Nataru), PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasional (Daops) IV Semarang mencatat lonjakan penumpang yang cukup signifikan.

Executive Vice Presiden PT KAI Daops IV Semarang, Wiwik Widayanti, menyebutkan selama masa Satgas Nataru jumlah penumpang kereta api di wilayah kerja PT KAI Daops IV atau di kawasan Pantai Utara (Pantura) mencapai 360.960 orang. Angka itu lebih banyak sekitar 9,4% dibanding jumlah penumpang di wilayah PT KAI Daops IV selama musim libur Nataru 2016 yang berkisar 329.847 orang.

Wiwik menyatakan lonjakan penumpang yang signifikan terjadi di Stasiun Semarang Poncol, yakni 108.284 orang atau sebesar 30%. Dilanjutkan, penumpang dari Stasiun Tawang sekitar 88.845 orang atau 25%.

Setelah itu, ada 58.565 penumpang atau 16% yang berangkat dari Stasiun Tegal, 40.315 penumpang atau 11% dari Stasiun Pekalongan dan sekitar 64.641 penumpang yang berangkat dari beberapa stasiun lain di wilayah PT KAI Daops IV Semarang.

“Secara keseluruhan, jumlahnya mengalami peningkatan 9,4% jika dibanding tahun lalu saat Natal dan Tahun Baru,” ujar Wiwik di Semarang, Senin (8/1/2018).

Wiwik merasa lega karena PT KAI Daops IV Semarang bisa melayani ratusan ribu penumpang itu dengan cukup baik. Selain itu, selama musim Nataru tidak ada perjalanan yang mengalami gangguan.

KAI, menurut Wiwik sebelumnya menyiapkan 74 perjalanan kereta, yang terdiri dari jarak jauh 48 perjalanan, jarak pendek dengan gerbong tambahan ada 12 perjalanan, dan 14 perjalanan kereta lokal.

Wiwik menambahkan puncak arus balik penumpang terjadi pada 1 Januari 2018 yang mencapai 25.314 orang. Sedangkan, puncak arus mudik atau keberangkatan terjadi pada 23 Desember 2017, yakni sekitar 24.368 orang.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

lowongan pekerjaan
Penerbit Ziyad Visi Media, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Haul dan Risalah Maulid Simtuddurar

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (09/01/2018). Esai ini karya Muhammad Dalhar, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret dan anggota Jemaah Ahbabul Musthofa. Alamat e-mail penulis adalah mbahdalhar7@gmail.com Solopos.com, SOLO–Haul Habib Ali kembali digelar….