Sejumlah sukarelawan bergotong royong membersihkan material longsoran yang menerjang rumah di Dusun Gondang, Desa Tumpuk, Kecamatan Sawoo, Ponorogo, Senin (8/1/2018). (Istimewa/BPBD Ponorogo) Sejumlah sukarelawan bergotong royong membersihkan material longsoran yang menerjang rumah di Dusun Gondang, Desa Tumpuk, Kecamatan Sawoo, Ponorogo, Senin (8/1/2018). (Istimewa/BPBD Ponorogo)
Selasa, 9 Januari 2018 10:05 WIB JIBI/Solopos/Antara Madiun Share :

LONGSOR PONOROGO
Cuaca Buruk, Pembersihan Lokasi Longsor di Sawoo Dihentikan

Longsor Ponorogo, proses evakuasi dihentikan sementara karena cuaca buruk.

Solopos.com, PONOROGO — Kegiatan evakuasi atau pembersihan di lokasi bencana tanah longsor Dusun Gondang, Desa Tumpuk, Kecamatan Sawoo, Ponorogo, Jawa Timur, Senin (8/1/2018), dihentikan sementara karena cuaca buruk.

Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ponorogo, Setyo Budiono, Senin, mengatakan alasan menghentikan kegiatan evakuasi karena cuaca di lokasi tersebut mendung tebal yang dikhawatirkan bisa menimbulkan hujan dan longsor susulan.

“Hari ini kami dari BPBD bersama personel TNI, Polri, ormas, relawan, dan warga setempat melakukan kerja bakti. Namun karena cuaca mendung dan akan turun hujan, maka kami menghentikan kegiatan untuk sementara,” tutur Budiono. (baca: Longsor Sawoo Timbun Sekeluarga)

Masih menurut Budiono, tim gabungan melakukan kerja bakti yang dikonsentrasikan menyingkirkan puing-puing rumah dan material yang longsor menimbun rumah.

“Hari ini tim melakukan kerja bakti menyingkirkan puing-puing. Dan hingga kegiatan dihentikan sementara tadi, sepeda motor yang tertimbun belum ditemukan,” katanya.

Sementara itu, Soirin, pemilik rumah yang tertimbun longsoran mengalami luka memar di kaki karena lari menyelamatkan diri saat terjadi bencana longsor. Korban sudah mendapatkan penanganan tim kesehatan. (baca pula: 2 Korban Meninggal Tertimbun Longsor Ponorogo Ibu dan Bayi dalam Gendongan)

“Korban yang selamat Soirin, Misman dan Musiyem mendapatkan bantuan perawatan dan kebutuhan makan dari BPBD dan Dinas Sosial Ponorogo. Wakil Bupati [Soedjarno] juga sudah meninjau langsung ke lapangan,” ujar Budiono.

Sebagaimana diberitakan, tanah longsor di Dusun Gondang, Desa Tumpuk, Kecamatan Sawoo, Ponorogo, Jawa Timur, Minggu (7/1/2018) malam menimbun rumah milik Soirin mengakibatkan dua orang, Ria Lestari, 23, dan anaknya Venesia Aulia Andriani, 2 bulan, tewas.

Budi menambahkan beberapa tahun yang lalu lahan dengan kemiringan sekitar 45 derajat di belakang rumah Soirin sebenarnya juga pernah longsor, namun tidak menimbulkan korban jiwa.

lowongan pekerjaan
PT.SEJATI CIPTA MEBEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Haul dan Risalah Maulid Simtuddurar

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (09/01/2018). Esai ini karya Muhammad Dalhar, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret dan anggota Jemaah Ahbabul Musthofa. Alamat e-mail penulis adalah mbahdalhar7@gmail.com Solopos.com, SOLO–Haul Habib Ali kembali digelar….