Konferensi pers saat menyampaikan perubahan jalur Jalan Suryatmajan, Selasa (9/1/2018). (Ujang Hasanudin/JIBI/Harian Jogja) Konferensi pers saat menyampaikan perubahan jalur Jalan Suryatmajan, Selasa (9/1/2018). (Ujang Hasanudin/JIBI/Harian Jogja)
Selasa, 9 Januari 2018 23:20 WIB Ujang Hasanudin/JIBI/Harian Jogja Kota Jogja Share :

Jalan Suryatmajan Berlaku 2 Arah, Kendaraan dari Jalan Mataram Tak Bisa Langsung Belok

Jalan Suryatmajan, Danurejan diberlakukan dua arah mulai Rabu (10/1/2018)

Solopos.com, JOGJA- Ada sejumlah catatan yang harus diperhatikan pengendara sebagai dampak pemberlakuan Jalan Suryatmajan, Danurejan menjadi dua arah mulai Rabu (10/1/2018).

Kepala Unit Rekayasan Lalu Lintas Satlantas Polresta Jogja, Iptu Marija mengungkapkan meski Jalan Suryatmajan berlaku dua arah, namun hanya untuk kendaraan dari arah Jalan Suryotomo dan Jembatan Juminahan.

Sementara untuk kendaraan dari arah Jalan Mataram (Timur Simpang Empat Melia Purosani) tidak diperkenankan langsung belok ke Jalan Suryatmajan. Hal itu untuk mengurang antrian di Jalan Suryotomo.

Marija berharap warga yang ke Kepatihan tidak hanya melewati Jalan Suryatmajan, namun bisa melalui pintu timur di Jalan Mataram. Hanya “Untuk pintu keluar di Kepatihan di sisi timur tidak boleh ke kanan, melainkan harus ke kiri,” katanya, di Balai Kota Jogja, Selasa (9/1/2018).

Pihaknya juga akan memantau rekayasa lalu lintas tersebut selama beberapa hari ke depan. Termasuk kondisi lampu lalu lintas di Simpang Hotel Melia Purosani. Petugas dari Satlantas Polresta Jogja dan Dinas Perhubungan akan berjaga selama tiga hari di Jalan Suryatmajan dan sekitarnya.

Kasi Sarana dan Prasarana Dinas Perhubungan Kota Jogja, Windarto memprediksi kebijakan Jalan Suryatmajan jadi dua arah akan mengurangi volume kendaraan di Jalan Malioboro, minimal semua pegawai di Kepatihan tidak lagi lewat Jalan Malioboro, melainkan lewat Jalan Suryatmajan dan Jalan Mataram.

lowongan pekerjaan
SMK CITRA MEDIKA SRAGEN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Ada Kabar Hoaks Apa Hari Ini?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Kamis (04/01/2018). Esai ini karya Yessita Dewi, penulis cerita pendek dan aktif di Buletin Sastra Pawon. Alamat e-mail penulis adalah yessitadewi@gmail.com. Solopos.com, SOLO—Tung! Tung! Tung! Notifikasi telepon pintar saya berbunyi. Fungsinya sama dengan kentungan,…