Ilustrasi korban tenggelam (JIBI/Solopos/Dok.) Ilustrasi korban tenggelam (JIBI/Solopos/Dok.)
Senin, 8 Januari 2018 10:10 WIB Umum Share :

Warga Jumapolo Karanganyar Terpeleset dan Hilang Saat Cari Ikan di Sungai

Warga Jumapolo diduga hanyut terbawa air sungai Walikan.

Solopos.com, KARANGANYAR — Warga Dusun Balong, Desa Kedawung, Jumapolo, Kabupaten Karanganyar, Eko Sulistiyo, 22, diduga hanyut terbawa arus sungai Walikan di Desa Jatisobo, Jatipuro, Minggu (7/1/2018) sekitar pukul 12.00 WIB.

Saat kejadian Eko diduga hendak menjala ikan di sungai. Dia ke sungai bersama adiknya. Nahas, Eko terpeleset saat berdiri di tepi sungai.

Informasi yang dihimpun dari berbagai sumber, sungai yang enjadi tempat kejadian perkara (TKP) tidak terlalu lebar tetapi dalam. BPBD Karanganyar dibantu warga, sukarelawan lain, anggota Polsek Jaten dan TNI menyisir aliran Sungai Walikan.

Anggota BPBD Karanganyar menyelam untuk mencari tubuh Eko. Sekretaris BPBD Karanganyar, Hendro Prayitno, menyampaikan anggota menemukan jala yang diduga digunakan oleh Eko.

“Anggota mencari dengan cara menyelam dan menjangkar. Kontur sungai cekungan di salah satu sisi dan dangkal di sisi lain. Cekungan sungai sedalam tiga meter. Arus sungai deras,” kata Hendro saat dihubungi, Minggu.

Proses pencarian dilanjutkan esok hari dengan pertimbangan situasi, kondisi, dan cuaca. Arus Sungai Walikan semakin deras karena hujan di sejumlah lokasi. “Pencarian dilanjutkan besok [Senin]. Kami mempertimbangkan situasi dan kondisi,” ungkap dia.

lowongan pekerjaan
PT.Swadharma Sarana Informatika, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Kanibalisasi Akademis

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Kamis (11/01/2018). Esai ini karya Abdul Gaffar, mahasiswa Program Doktoral Psikologi Pendidikan Islam Universitas Muhamamdiyah Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah c.guevar@yahoo.com. Solopos.com, SOLO–Dunia akademis (kampus) dihebohkan dengan isu kapitalisasi dan kanibalisasi akademis sebagai akibat…